Breaking News:

Bantuan Benih Padi dan Pupuk untuk 3.000 Petani di Kuningan Bakal Segera Dibagikan Pemkab

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan menyiapkan bantuan berupa benih padi dan pupuk untuk para petani yang terdampak pandemi covid

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kuningan, Ukas Suharfaputra 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan menyiapkan bantuan berupa benih padi dan pupuk untuk para petani yang terdampak pandemi covid-19.

//

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ukas Suharfaputra mengatakan, bantuan itu diberikan karena di masa pandemi covid-19 ini banyak petani yang kesulitan menyediakan benih dan pupuk.

"Alasan kami terima, karena modal yang dimilik dipakai untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," ujar Ukas, saat ditemui di kantornya, Senin (21/9/2020).

Menurut Ukas, sebanyak 3.000 petani bakal menerima bantuan program Gurih (Guyur Benih) Diskatan pada Oktober 2020.

"Oktober program Gurih akan diluncurkan untuk membantu petani yang terdapak covid dalam bentuk benih dan pupuk," ujarnya.

Nantinya, kata Ukas, masing-masing petani akan menerima bantuan benih hibrida atau inbrida dengan perhitungan 25 kilogram untuk satu hektar lahan sawah.

"Sedangkan untuk pupuk, saat ini Diskatan masih mengkalkulasi sebaran CPCL," katanya.

Target produksi padi, kata Ukas, di Kabupaten Kuningan tahun 2020 yang mencapai 227.367 ton.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved