Breaking News:

Ratusan Warga Terjaring Razia Masker Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon, Sanksi Push Up & Menyapu

pihaknya berjanji tidak akan berhenti mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Warga yang terjaring razia masker saat dihukum push up di Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (18/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sebanyak 150 warga terjaring razia masker yang dilaksanakan petugas gabungan Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan Satpol PP Kabupaten Cirebon, Jumat (18/9/2020).

Seratusan warga tersebut terjaring razia di Jalan Pangeran Kejaksan Sumber, Jalan Ir Soekarno Talun, dan patroli mobile yang dilaksanakan di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Warga yang terjaring razia itu rata-rata merupakan pengendara sepeda motor.

Petugas pun langsung menghentikan mereka karena kedapatan tidak mengenakan masker dan disanksi push up, menyapu jalan, dan lainnya.

Mereka tampak didata dan diminta mengenakan rompi hitam bertuliskan "Pelanggar Disiplin Protokol Kesehatan" sebelum menjalani hukumannya.

Profil Brigjen TNI Thevi A Zebua, Komandan Pusdiklatpassus Kopassus, Pangkatnya Dinaikkan KSAD

Login www.prakerja.go.id, Simak Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 9, Jangan Sampai Gagal

Celana Dalam Bekas DJ Dinar Candy Laku Dilelang Rp 50 Juta, Pembelinya Ternyata Pria Ini

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, menyayangkan masih banyaknya warga yang terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan tersebut.

"Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang protokol kesehatan harus diterapkan setiap saat," kata M Syahduddi saat ditemui usai kegiatan.

Karenanya, pihaknya berjanji tidak akan berhenti mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan, sanksi sosial yang diberikan diharapkan dapat memberikan efek jera sehingga masyarakat Kabupaten Cirebon mematuhi protokol kesehatan.

Menurut dia, pemberian sanksi itupun sesuai Pergub Nomor 60 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020.

Syahduddi juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan di manapun.

"Di antaranya, memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan," ujar M Syahduddi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved