Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Pemkot Depok Akui RS di Wilayahnya Kewalahan Tangani Pasien Corona, Minta Tambahan Tenaga Medis

Pemkot Depok sudah meminta tambahan tenaga medis untuk menangani pasien Covid-19.

(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

TRIBUNCIREBON.COM, DEPOK - Lonjakan kasus positif Covid-19 terus terjadi di Indonesia, termasuk di Kota Depok.

//

Beberapa waktu lalu dikabarkan keterisian ruangan perawatan di Kota Depok di atas 70 persen.

Hal ini membuat Dinas Kesehatan Kota Depok pun mengajukan permintaan tambahan tenaga medis.

Pemkot Depok melalui Dinkes mengaku telah mengajukan permintaan tambahan tenaga medis ke berbagai organisasi profesi guna menghadapi lonjakan pasien Covid-19 di rumah-rumah sakit rujukan.

"Kami bekerja sama dengan organisasi profesi, meminta bantuan untuk tenaga-tenaga yang bisa dipekerjakan. Dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) kami minta, dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) kami minta," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita kepada Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

Permintaan tambahan tenaga medis ini berkaitan dengan semakin penuhnya rumah sakit rujukan Covid-19 di Depok.

Di satu sisi, Ketua Satgas Covid-19 IDI Depok Alif Noeriyanto Rahman mengatakan bahwa pihaknya butuh waktu untuk mendata dokter yang tersedia.

"Memang kami harus siapkan tenaga medis yang sebanyak mungkin ketika itu terjadi (rumah sakit penuh dan butuh menambah tempat tidur)," ujar Alif kepada Kompas.com, pekan lalu.

"Kami harus punya angka riil dokter yang bekerja di Depok ada berapa orang. Ada 3.000 dokter (di data IDI Depok), tapi itu kami tidak bisa tahu, apakah semuanya praktik di sini atau ada yang hanya tinggal di sini tetapi tidak praktik di sini. Harus kami data ulang," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved