Breaking News:

Duh, Pabrik Biofarmasi Cina Bocor, Ribuan Orang Terjangkit Bakteri yang Terbawa Angin

Gejala-gejalanya termasuk demam berulang, kelelahan, pembengkakan jantung, atau radang sendi

pixabay
Ilustrasi virus Covid-19. Banyak yang belum tahu, penularan covid-19 lebih sering terjadi di rumah. 

TRIBUNCIREBON.COM, LANZHOU - Ribuan orang di Cina barat laut dinyatakan positif mengidap bakteri, setelah kebocoran terjadi di pabrik biofarmasi milik negara yang membuat vaksin hewan tahun lalu.

//

Pejabat kesehatan di kota Lanzhou mengatakan, 3.245 orang telah terjangkit brucellosis, penyakit yang sering disebabkan oleh kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi, atau produk hewani yang dapat menyebabkan demam, nyeri sendi, dan sakit kepala.

Kemudian 1.401 orang lainnya dinyatakan positif di tahap awal mengidap penyakit itu, dan otoritas kesehatan mengatakan sejauh ini tidak ada bukti penularan antarmanusia.

Dilansir dari AFP, Jumat (18/9/2020), otoritas Cina menemukan sebuah pabrik biofarmasi memakai disinfektan kadaluwarsa dalam produksi vaksin Brucella untuk hewan, antara Juli-Agustus tahun lalu.

 Bahaya Bakteri Listeria, Bila Terinfeksi Bisa Menyerang ke Sistem Saraf, Ibu Hamil Rentan Tertular

Artinya bakteri tersebut tidak dibasmi dengan sempurna dari saluran pembuangan pabrik.

Gas yang terkontaminasi dari Pabrik Biofarmasi Peternakan China di Lanzhou membentuk aerosol mengandung bakteri, dan kemudian terbawa angin ke Institut Penelitian Hewan Lanzhou yang menginfeksi hampir 200 orang di sana pada Desember 2019.

Lebih dari 20 mahasiswa dan anggota fakultas Universitas Lanzhou kemudian dinyatakan positif juga. Beberapa di antaranya pernah ke institut tersebut, menurut laporan kantor berita Xinhua.

Komisi kesehatan Lanzhou pada Jumat (18/9/2020) mengatakan, domba, sapi, dan babi paling banyak terlibat dalam penyebaran bakteri tersebut.

 Kabar Baik, Peneliti UGM Ciptakan Hand Sanitizer Pencegah Virus Corona/Bakteri dari Daun Sirih

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), penularan brucellosis dari orang ke orang "sangat jarang", tetapi beberapa gejala kambuh atau tidak pernah hilang.

Gejala-gejalanya termasuk demam berulang, kelelahan, pembengkakan jantung, atau radang sendi.

Pabrik tersebut awal tahun ini telah meminta maaf, tapi izin produksi vaksin brucellosis-nya tetap dicabut, kata pihak berwenang Lanzhou.

Kompensasi untuk para pasien akan dimulai secara bertahap mulai Oktober, menurut otoritas setempat. (kompas.com/aditya jaya iswara)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved