Breaking News:

Wakil Ketua MPR RI Minta Sumur Tujuh & Petilasan Prabu Siliwangi di Cibulan Kuningan Dikelola Serius

Keberadaan lokasi Objek Wisata Cibulan yang dilengkapi dengan petilasan Prabu Siliwangi dan sumur tujuh harus mendapat perhatian dari pemerintah.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengangkat ikan dewa di Cibulan, Kuningan, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Keberadaan lokasi Objek Wisata Cibulan yang dilengkapi dengan petilasan Prabu Siliwangi dan Sumur Tujuh harus mendapat perhatian dari pemerintah.

Saat ini, kondisi lingkungan wisata Cibulan terlihat memprihatinkan.

"Ini bangunannya, kayak mau reyot begini dan tambal sulam. Mestinya harus dibangun dan memiliki nilai budaya," kata Wakil MPR RI Jazilul Fawaid saat usai melakukan tawasul di petilasan Prabu Siliwangi, kawasan objek wisata Cibulan di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Selasa (15/9/2020).

Jazilul mengatakan, lokasi sekitar objek wisata Cibulan ini harus mendapat perhatian serius, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan lainnya.

INI 4 Komplikasi Asam Urat yang Harus Diwaspadai, Muncul Benjolan di Tangan Hingga Batu Ginjal

Iphone 12 Trending di Twitter karena Batal Diluncurkan Hari Ini, Ini Bocoran Harga & Spesifikasinya

"Mengenai lokasi ini memang akan lain bagi penilaian milineal. Namun yang kita andalkan itu sebuah spirit yang masih bisa dirasakan," katan Jazilul yang juga telah melakukan ambil wudhu di sebanyak tujuh sumur tadi.

Sehingga, kata Jazilul, nilai spirit ini bisa memberikan kepercayaan dan meningkatkan keyakinan seseorang dalam menjalankan kehidupan.

"Kita butuh itu spirit untuk tetap bersemangat dalam melakukan kegiatan, dan tempat semacam ini akan kita evaluasi untuk pengembangan wisatanya, " katanya.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengangkat ikan dewa di Cibulan, Kuningan, Selasa (15/9/2020).
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengangkat ikan dewa di Cibulan, Kuningan, Selasa (15/9/2020). (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

Menyinggung soal lokasi objek wisata ini, kata dia, pihaknya hendak mengajak sejumlah pejabat pemerintah dan menggaet Kementerian Pariwisata untuk melakukan evaluasi lokasi wisata ini.

"Iya, nanti saya ajak teman dan Kementerian Pariwisata ajak ke sini. Nanti akan lakukan penataan, hingga nilai budaya pada bangunan ada," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved