Breaking News:

Pejabat Pemkab Cirebon Korupsi Alsintan

BREAKING NEWS Seorang Pejabat Pemkab Cirebon Ditahan Kejari, Jadi Tersangka Korupsi Alsintan

Para petugas Kejari Kabupaten Cirebon tampak menggiring P masuk mobil dan langsung dibawa ke Rutan Kelas I Cirebon.

Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Petugas Kejari Kabupaten Cirebon saat menahan tersangka korupsi alsintan berinisial P (rompi oranye) di Kejari Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon menahan dua tersangka korupsi alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Dua tersangka itu berinisial SJ dan P. Mereka langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Kejari Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Para petugas Kejari Kabupaten Cirebon tampak menggiring P masuk mobil dan langsung dibawa ke Rutan Kelas I Cirebon.

P yang merupakan pejabat di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon itu tampak mengenakan rompi oranye dan kedua tangannya terlihat diborgol.

"Kami sudah layangkan surat pemanggilan kepada P, dan setelah yang bersangkutan datang langsung ditahan," kata Kasi Pidsud Kejari Kabupaten Cirebon, Suwanto, kepada Tribuncirebon.com, Rabu (16/9/2020).

Ia mengatakan, P akan ditahan selama 20 hari di Rutan Kelas I Cirebon sambil menjalani proses pemeriksaan.

Pihaknya juga bakal melengkapi berkas dan keterangan-keterangan lainnya dari para saksi atas perkara yang menjerat tersangka.

Selain itu, Kejari Kabupaten Cirebon akan mendata harta atau aset yang dimiliki P yang nantinya disita sebagai jaminan pengembalian keuangan negara yang telah dikorupsi.

Kejari Cirebon Akui Ada Indikasi Keterlibatan Pihak Lain di Kasus Penyalahgunaan Bantuan Alsintan

Kejari Menduga Tidak Hanya Satu Unit Alsintan yang Disalahgunakan oleh ASN Pemkab Cirebon

Menurut Suwanto, P merupakan Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, yang seharusnya menimbang atau melakukan verifikasi terhadap barang bantuan.

"Yang bersangkutan malah menjual bantuan traktor roda empat tersebut kepada tersangka lainnya berinisial SJ," ujar Suwanto.

Ia menduga, uang hasil penjualan traktor yang merupakan bantuan dari Kementan RI tersebut digunakan untuk membeli tanah seluas 1500 meter persegi.

Sementara tersangka lainnya yang berinisial SJ sudah ditahan sejak Senin (14/9/2020). SJ merupakan penadah traktor roda empat tersebut.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved