Breaking News:

Dugaan Kasus Korupsi

Besok, Saksi Akan Kembali Dihadirkan dalam Kasus Dugaan Korupsi di PDSMU Majalengka

Sementara, saat ini sudah ada 15 saksi yang telah diperiksa semenjak pengungkapan kasus itu mencuat selama sebulan terakhir.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Dede Sutisna 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka kembali akan memeriksa saksi-saksi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi di Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) Majalengka.

Sementara, saat ini sudah ada 15 saksi yang telah diperiksa semenjak pengungkapan kasus itu mencuat selama sebulan terakhir.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka, Dede Sutisna melalui Kasie Pidsus, Guntoro Janjang S mengatakan pemeriksaan terhadap saksi dalam kasus yang merugikan negara Rp 2 miliar itu akan kembali dilakukan Rabu (16/9/2020) besok.

Lesti Kejora dan Rizky Billar Salah Tingkah Ditanya Lamaran, Ini Jawaban Mengejutkan Ayah Lesti

PSK Tewas Kejang-kejang Seusai Layani Pria Hidung Belang di Hotel, Suami Nunggu di Kamar Lain

Berdasarkan jadwal, penyidik akan meminta keterangan dari pihak Bulog Cirebon.

"Hari ini kita sudah kirim surat. Besok dari Bulog Cirebon. Untuk statusnya apa di Bulog, belum tahu. Yang pasti pegawai di sana," ujar Guntoro saat ditemui di kantornya, Selasa (15/9/2020).

Masih dikatakan dia, dalam tahap penyidikan ini, Kejari dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 25 orang saksi.

Jumlah tersebut lebih banyak dibanding saksi saat penyelidikan yang hanya sebanyak 15 orang.

"Sementara tadi (hari ini) kita telah memanggil juga petugas keamanan Bulog," ucapnya.

Pemanggilan itu, sambung dia, karena yang bersangkutan diduga pernah menjadi saksi kerjasama antara Bulog dengan perusahaan BUMD tersebut.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved