Breaking News:

Kakek yang Cabuli 4 Bocah di Cirebon Ditangkap Polisi, Pelaku Bujuk Korban Pakai Pisang

Kakek yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tersebut dibekuk karena terbukti mencabuli empat anak berusia 6 hingga 8 tahun.

Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Rina Perwitasari (kanan), saat menginterogasi kakek yang mencabuli empat anak dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil menangkap kakek berinisial HD (75).

Kakek yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tersebut dibekuk karena terbukti mencabuli empat anak berusia 6 hingga 8 tahun.

Wakapolresta Cirebon, AKBP Arif Budiman, mengatakan, aksi pencabulan itu dilakukan HD pada bulan Juli 2020 kira-kira pukul 11.00 WIB.

 Program Bantuan bagi Tenaga Honorer di Seluruh Indonesia Sedang Dikaji

Menurut dia, perbuatan tersebut dilakukan di rumah tersangka di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

"Tersangka mengiming-imingi korbannya akan memberikan pisang, tapi ditolak," kata Arif Budiman, saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (14/9/2020).

Ia mengatakan, HD tidak mengindahkan penolakan tersebut dan menarik para korbannya masuk ke dalam rumahnya.

Kakek itupun langsung memaksa keempat korbannya untuk menuruti nafsu bejatnya secara bersamaan.

Hingga akhirnya orang tua korban tak terima atas perbuatan tersebut dan melaporkan tersangka ke Polresta Cirebon.

"Dari laporan itu kami langsung mengamankan tersangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Arif Budiman.

 Ipsiwch Town U-23 yang Diperkuat Elkan Baggott Kalah Telak Saat Hadapi Tim yang Dibela Eks Liverpool

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Arif menyampaikan, tersangka dijerat Pasal 76 D juncto Pasak 81 ayat 1 dan 2 serta Pasal 76 E juncto Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Atas perbuatannya tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata Arif Budiman.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved