Breaking News:

Ketua DPRD Majalengka: Kasus Dugaan Korupsi PDSMU Jadi Pekerjaan Rumah Pemkab

kasus yang melilit PDSMU itu, disinyalir kuat kurangnya pengawasan yang dilakukan terhadap aktivitas BUMD itu.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Ketua DPRD Majalengka, Edi Anas Djunaedi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Ketua DPRD Majalengka, Edy Anas Djunaedi menilai kasus yang menjerat salah satu BUMD milik Pemda Majalengka, Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah setempat.

Pembinaan, mutlak harus lebih diintensifkan agar BUMD ke depan lebih baik lagi sekaligus terhindar dari masalah hukum.

"PR besar bagi pemerintah untuk pembinaan, termasuk DPRD, khususnya komisi 2 yang membidanginya. Saran, masukan, dan pengawasan, mutlak dibutuhkan," ujar Edy, Sabtu (12/9/2020).

Selain itu, Edi juga mempertanyakan fungsi dari dewan pengawas yang ada di PDSMU.

Menurutnya, kasus yang melilit PDSMU itu, disinyalir kuat kurangnya pengawasan yang dilakukan terhadap aktivitas BUMD itu.

"Saya juga kaget (PDSMU tersandung kasus). Saya malah mempertanyakan fungsi Dewan pengawas. Tapi, kita lihat proses yang sedang berlangsung," ucapnya.

Sementara, babak baru kasus dugaan Tipikor PDSMU akan masuk babak baru pada pekan depan.

Rencananya, pekan depan Kejari Majalengka akan mulai memanggil para saksi dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2 miliar itu.

Sedikitnya, ada 15 saksi baik dari internal maupun eksternal perusahaan yang akan dipanggil.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved