Breaking News:

Kota & Kabupaten Cirebon Serta Majalengka Masuk Zona Oranye Covid-19, Indramayu Kuningan Zona Kuning

Di Jawa Barat sendiri terdapat tiga zona merah, yakni Kota Depok yang menyelenggarakan Pilkada tahun ini, kemudian Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Diskominfo Jabar
ILustrasi - Peta risiko Covid-19 di Jabar hingga 2 September 2020. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah memperketat aktivitas politik di daerahnya yang melibatkan massa.

Data Kementerian Kesehatan mencatat dalam peta zona risiko, ada 309 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada. Ada 45 kabupaten/kota atau 14,56% masuk dalam zona merah atau risiko tinggi yang tersebar pada 14 provinsi yang menjalankan pilkada serentak.

"Dalam melaksanakannya kita perlu memperhatikan perkembangan kasus Covid-19, dan penanganannya di seluruh daerah yang berpartisipasi dalam pilkada ini," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, melalui siaran digital, Jumat (11/9).

Rincian daerah zona merah yang menyelenggarakan Pilkada tahun ini, di antaranya Sumatera Utara (5), Sumatera Barat (4), Riau (4), Kepulauan Riau (2), Banten (1), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Bali (6), Sulawesi Selatan (1), Sulawesi Utara (1), Kalimantan Selatan (6), Kalimantan Tengah (4) dan Kalimantan Timur (5).

Di Jawa Barat sendiri terdapat tiga zona merah, yakni Kota Depok yang menyelenggarakan Pilkada tahun ini, kemudian Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Sisanya, 10 kabupaten kota masuk zona oranye atau risiko sedang, dan 13 kabupaten kota masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19.

Di Jabar, yang masuk zona oranye adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Sementara Kabupaten Indramayu dan Kuningan masuk ke zona kuning yang tergolong rendah penyebaran virus coronanya.

Lalu ada 152 kabupaten/kota atau 49,19% masuk zona oranye (sedang) dan ada 72 kabupaten/kota atau 23,30% daerah zona kuning. Sementara pada zona hijau di antaranya Tidak ada kasus baru 26 kabupaten/kota atau 8,41% dan Tidak terdampak 14 kabupten/kota atau 4,53%.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved