Breaking News:

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Simulasi Tatap Muka di Kuningan Tetap Berjalan

Jumlah kasus virus corona di Kuningan dalam setiap harinya mengalami kenaikan hingga saat ini sebanyak 165 orang positif Covid-19

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan oleh Petugas BPBD Kuningan di sejumlah sekolah di Kecamatan Kuningan 

Komisioner KPAI, Retno Listyarti, mengatakan dari puluhan sekolah di Indonesia yang sudah dikunjungi terkait kesiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, hanya satu sekolah yang sudah siap.

Sekolah tersebut adalah SMK Negeri 11 Kota Bandung. "Jadi hanya satu sekolah yang sudah siap. Lainnya masih harus dibenahi lagi protokol kesehatannya," kata Retno, saat meninjau kesiapan SMP Negeri 1 Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (10/9).

Retno menyebutkan, pihaknya sejauh ini sudah mengunjungi 31 sekolah yang tersebar di wilayah Indonesia. Hampir semua rata-rata belum siap.

"Yang sudah siap hanya satu yaitu SMK Negeri 11 Kota Bandung. Dari mulai insfrastruktur hingga tenaga pendidiknya. Sebanyak 15 item parameter layak tidaknya sudah terpenuhi," ujar Retno.

• Pilkada saat Pandemi, Parpol di Sukabumi Deklarasi Patuhi Protokol Kesehatan

Bahkan bilik disinfektan di SMK Negeri 11 Kota Bandung menggunakan bahan-bahan alami yang sudah teruji efektivitasnya. "Termasuk juga disinfektan untuk kendaraan yang masuk," kata Retno.

Namun begitu, bisa tidaknya SMK Negeri 11 Kota Bandung melakukan KBM tatap muka, tetap tergantung kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat.

"Pernyataan kami pun bukan merupakan sebuah rekomendasi. Itu hanya hasil peninjauan lapangan. Karena faktor lain pun mesti diperhitungkan," ujar Retno.

Yang paling krusial adalah perjalanan anak, baik berangkat maupun pulangnya. "Kalau anak naik angkutan umum, sudah tentu ini juga berisiko dan harus masuk bahn pertimbangan," kata Retno.

• Kondisi Terkini Gelandang Andalan Persib Bandung yang Alami Cedera Punggung

Cuma 50 Sekolah

 Jumlah sekolah tingkat SMA dan SMK yang diperbolehkan menggelar kegiatan belajar secara tatap muka kembali di Jawa Barat terus berkurang akibat penyebaran Covid-19.

Dari 71 sekolah yang berada di zona hijau, kini tinggal 50 sekolah lagi yang masih diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved