Breaking News:

Besok Masjid Raya Bandung Tetap Gelar Salat Jumat dan Salat Berjemaah, Belum Ada Imbauan Wali Kota

selama belum ada imbauan Masjid Raya bakal tetap menggelar salat jumat dan salat lima waktu berjemaah dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
ILustrasi - Jemaah menunaikan salat jumat di Masjid Agung Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (5/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Masjid Raya Bandung dipastikan tetap menggelar salat Jumat dan salat lima waktu berjemaah di masjid untuk besok dan seterusnya, sampai ada imbauan resmi dari Wali Kota Bandung atau Gubernur Jawa Barat.

Dewan Kemakmuran Masjid Raya Bandung (DKM) , Muchtar Gandaatmaja mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima imbauan apapun baik dari Pemerintah Kota maupun Provinsi.

"Alhamdulillah seperti biasa tidak ada apa-apa, karena di Bandung masih terkendali dan tidak ada imbauan dari wali kota atau gubernur untuk memberhentikan semenatara waktu (salat berjamaah) kalau Jakarta sudah merah semua, jadi Masjid Raya Bandung normal saja tidak apa-apa," ujar Muchtar, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (9/9/2020).

Menurut Muchtar, selama belum ada imbauan Masjid Raya bakal tetap menggelar salat jumat dan salat lima waktu berjemaah dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Iya,kalau pemerintah Provinsi melarang, kita harus mengikuti tapi belum ada imbauan apa-apa," katanya.

Selama ini, kata dia, Masjid Raya Bandung komitmen menjalankan protokol kesehatan. Bahkan, area di dalam dan luar sekitar Masjid Raya pun rutin dibersihkan dengan penyemprotan disinfektan.

"Kemarin dua hari yang lalu ada penyemprotan disinfektan di sekitar Masjid Raya dan tidak ada masalah, proktok kesehatan tetap kita jalankan itu salah satu ikhtiar untuk kehati-hatian," ucapnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan surat imbauan untuk pemerintah, masyarakat luas, dan umat Islam.

Berikut imbauan poin-poin imbauan MUI untuk umat Islam:

1. Di daerah yang penyebaran virusnya tidak terkendali umat Islam untuk tidak melaksanakan salat Jumat dan salat lima waktu berjemaah di masjid dan atau musala.

2. Di daerah yang penyebaran virusnya sudah terkendali pelaksanaan salat Jumat dan salat lima waktunya hendaklah memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

3. Supaya meningkatkan amal shalihnya dengan membantu saudara-saudara sertahandai taulannya berupa zakat infak dan sedekah terutama para tetangga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya.

4. Supaya para dai dan daiyah atau muballigh dan muballigah menyampaikan dan menganjurkan kepada para jamaahnya dalam setiap ceramah dan pengajiannya akan arti pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang ada seperti memakai masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak.

5. Supaya membaca Qunut Nazilah pada setiap salat wajib lima waktu agar kita semua terhindar dari wabah pandemi Covid-19.

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved