Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Moms, Yuk Kenali Gejala Baru Infeksi Covid-19 pada Anak

Bukti terbaru menunjukkan bahwa anak-anak bisa menularkan virus di lingkungan rumah.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Via alodokter.com
Ilustrasi anak sedang sakit Batuk pilek 

Tentunya, anak-anak tidak akan merasakan semua gejala ini. Tanda serta gejala yang muncul pada tiap anak pun berbeda-beda.

 Tren Covid-19 di Kota Bandung Meningkat, Ruang Isolasi RSKIA Tak Lagi Bisa Tampung Pasien

 Kasus Positif Covid-19 di Indramayu Tembus 100 Pasien, Ada 103 Kasus Positif Corona, Ini Sebabnya

Daftar di atas sudah memasukkan 3 gejala baru yang diumumkan CDC tetapi belum mencakup seluruh gejala yang mungkin terjadi. CDC akan terus memperbarui daftar tersebut seiring berjalannya waktu.

Penelitian terkini menemukan bahwa sebanyak 45% kasus Covid-19 pada anak tidak bergejala.

Tanda dan gejala tersebut memang menyerupai gejala penyakit tidak menular seperti pilek dan alergi. Karenanya, skrining Covid-19 pada anak-anak yang dilakukan berdasarkan gejala masih sulit dilakukan.

Jika anak Anda memiliki gejala-gejala di atas dan Anda mencurigai bahwa mereka terinfeksi Covid-19, segera hubungi dokter.

Hindari membawa si kecil ke luar rumah, kecuali saat ingin ke dokter atau rumah sakit.

Kalau perlu, pisahkan kamar dan kamar mandi anak dengan anggota keluarga lainnya. Ikuti anjuran CDC dan WHO (World Health Organization) untuk isolasi mandiri.

 Kasus Positif Covid-19 di Kota Sukabumi Capai 145 Orang, Setelah 4 Warga Dinyatakan Positif Corona

 3 Guru Kota Cimahi Positif Covid-19, Ratusan Guru Lain yang Tes Usap Menunggu Hasil

 Multisystem inflammatory syndrome pada anak (MIS-C)

Ada laporan baru bahwa beberapa anak mungkin mengalami gejala-gejala akibat inflamasi atau peradangan di seluruh tubuh. Kondisi ini dinamakan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C). Sejauh ini, dokter masih meneliti hubungan gejala ini dengan infeksi virus corona.

MIS-C merupakan masalah serius yang menyebabkan inflamasi pada jantung, pembuluh darah, ginjal, sistem pencernaan, otak, kulit, hingga mata.

Peradangan tersebut termasuk pembengkakan tangan dan kaki, yang seringkali disertai nyeri dan kemerahan.

Berdasarkan studi-studi yang telah dilakukan, MIS-C muncul sebagai hasil respons sistem imun terhadap virus corona.

“MIS-C ini sangat jarang, tetapi berbahaya. Anak-anak yang menunjukkan gejala harus segera ditangani oleh dokter. Sindrom ini dapat muncul dalam beberapa minggu setelah terpapar virus Covid-19. Obat-obatan dapat mengontrol peradangan dan membantu mencegah kerusakan organ-organ tubuh.” kata  dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee.

 Wiku: Tidak Ada Negara yang Bebas Covid. RI Juga Anjurkan Warganya Tidak ke Luar Negeri

 Ini Gejala Umum Covid-19 pada Anak

Gejala MIS-C

Gejala MIS-C yang dapat muncul berupa:

Demam lebih dari 24 jam

Muntah

Diare

Sakit perut

Ruam pada kulit

Mata memerah

Bengkak dan kemerahan pada bibir serta lidah

Bengkak dan kemerahan pada tangan serta kaki

Merasa sangat lelah

Sementara tanda-tanda MIS-C yang harus Anda waspadai dan segera ditangani adalah:

Tidak bisa bangun dan tetap terjaga

Kesulitan bernapas

Nyeri dada yang tidak kunjung hilang

Bingung

Wajah dan bibir membiru

Sakit perut parah

 Meski 117 ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bandung Takkan Di-Lockdown, Oded : Pelayanan Jalan Terus

Nah, apabila si kecil menunjukkan tanda dan gejala di atas, bawa anak Anda ke rumah sakit terdekat atau hubungi layanan darurat Covid.

Untuk mencegah infeksi penyakit ini, pastikan Anda dan keluarga selalu cuci tangan.

Tetap di rumah jika tidak ada keperluan, pakai masker saat ke luar rumah, jaga jarak, dan terapkan gaya hidup sehat.

Tingkatkan kekebalan tubuh anak dengan memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, baik dari makanan dan suplemen.

Anda juga bisa mengonsumsi vitamin C untuk menguatkan sistem imun. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved