Breaking News:

Lucinta Luna Bacakan Pleidoi Minta Kepada Hakim Putusan yang Seadil-adilnya,'Saya Menyesal Pak'

Lucinta Luna mengakui memang pernah menggunakan ekstasi, akan tetapi hal itu sudah lama terjadi.

(KOMPAS.com/IRA GITA)
Lucinta Luna ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Lucinta Luna, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (9/9/2020).

Dalam sidang yang digelar secara teleconference, Lucinta Luna membacakan pleidoi atau nota keberatan atas kasus tersebut.

Dalam pleidoi itu, Lucinta Luna memohon keadilan atas kasus yang menimpa. Lucinta meyakini, ekstasi yang ditemukan polisi bukanlah miliknya.

“Kepada Yang Mulia, saya memohon keadilan. Saya tulang punggung keluarga. Saya yakin ekstasi itu bukan milik saya,” kata Lucinta Luna lewat teleconference di PN Jakarta Barat, Rabu. 

Lucinta Luna mengakui memang pernah menggunakan ekstasi, akan tetapi hal itu sudah lama terjadi.

“Saya memang pernah pakai ekstasi di Malaysia, tapi itu sudah lama sekali. Setelah itu saya tidak pernah memakai lagi,” ucap Lucinta Luna

Hingga akhirnya dalam pembacaan pleidoi itu, Lucunta Luna berharap agar bisa kembali berkarya lagi dan meminta putusan yang seadil-adilnya.

“Izinkan saya berkarya lagi, izinkan saya berkumpul lagi bersama keluarga. Saya mohon putusan yang seadil-adilnya,” ucap Lucinta Luna.   

“Saya menyesal dan tidak akan mengulangi kesalahan saya,” tambah Lucinta Luna.

Jadwal Acara TV RCTI, NET TV, SCTV, Trans 7, Trans TV, Kamis 10 September, Ada Film The Expendables

Inilah Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Lengkap dengan Keutamaan dan Manfaat Puasa Sunah

Rem Darurat di Jakarta, Gubernur Anies Baswedan Larang Acara Reuni dan Kumpul Keluarga

Sebagaimana diketahui, Lucinta Luna didakwa atas kepemilikian ekstasi dan tujuh butir riklona.

Lucinta Luna juga didakwa pasal berlapis yakni Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Narkotika atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.  Kemudian yang kedua, Lucinta Luna didakwa dengan Pasal 60 ayat (3) Undang-undang Psikotropika atau Pasal 62 UU Psikotropika. 

Adapun, Lucinta Luna ditangkap pihak Polres Metro Jakarta Barat pada 11 Februari 2020 di daerah Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bacakan Pledoi, Lucinta Luna: Saya Meminta Keadilan ", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/hype/read/2020/09/09/212643066/bacakan-pledoi-lucinta-luna-saya-meminta-keadilan.
Penulis : Revi C. Rantung
Editor : Andika Aditia

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved