Virus Corona di Indramayu
Hati-Hati, Outbreak atau Puncak Kasus Covid-19 di Indramayu Diprediksi Terjadi Pada November 2020
Prediksi tersebut berdasarkan perhitungan pakar epidemiologi Provinsi Jawa Barat.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu menyebut outbreak atau titik puncak pandemi akan terjadi pada bulan November 2020.
//
Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, prediksi tersebut berdasarkan perhitungan pakar epidemiologi Provinsi Jawa Barat.
"Berdasarkan pakar epidemiologi di Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa untuk Indramayu outbreaknya itu baru akan terjadi di November 2020," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (9/9/2020).
• Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Positif Covid-19, Sempat Hadiri Pendaftaran Paslon Nina-Lucky Hakim
• Kasus Positif Covid-19 di Kuningan Bertambah 5, Semuanya Tanpa Gejala, Kini Jalani Isolasi Mandiri
Meski diprediksi baru akan terjadi pada November mendatang. Namun, hingga saat ini lonjakan kasus Covid-19 sudah mulai terjadi.
Hampir setiap harinya selalu ada penambahan jumlah pasien yang diumumkan.
Adapun, untuk pengumuman kasus terbanyak di Kabupaten Indramayu terjadi pada Kamis 3 September 2020 kemarin.
Dengan penambahan kasus dalam sehari sebanyak 10 orang positif Covid-19.
• INI 7 Titik Sensitif Wanita yang Perlu Disentuh untuk Bangkitkan Gairah, Bikin Puas Istri di Ranjang
Kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu pun sudah menyerang masyarakat dari berbagai kalangan, terbanyak didominasi oleh kalangan ibu rumah tangga, tenaga kesehatan, dan pekerja.
Deden Bonni Koswara tidak menampik, lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi di Kabupaten Indramayu faktor utamanya adalah karena masyarakat abai dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Inilah yang menjadi problem kita semua bahwa antar pemulihan ekonomi dan kesehatan ini bagai sisi mata uang yang berbeda. Di sisi lain kita ingin kasus Covid-19 cepat terkendali tetapi pemulihan ekonomi juga harus cepat dipulihkan," ujar dia.
• Ada Relawan Alami Reaksi Buruk, Uji Coba Vaksin Covid-19 dari Oxford Dihentikan Sementara
Diketahui hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah mencapai 103 orang.
Dengan rincian, 7 pasien meninggal dunia, 71 pasien sembuh, dan 25 pasien masih dalam perawatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona23.jpg)