Breaking News:

Virus Corona Indramayu

Dua Ibu Rumah Tangga di Indramayu Positif Covid-19, Bahkan Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Deden Bonni Koswara menjelaskan, terkonfirmasi Covid-19 dua ibu rumah tangga itu berawal saat mereka dirawat RS Mitra Plumbon Cirebon.

pixabay
Ilustrasi virus Covid-19. Banyak yang belum tahu, penularan covid-19 lebih sering terjadi di rumah. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak dua orang ibu rumah tangga di Kabupaten Indramayu kembali diumumkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, satu di antara kasus baru tersebut bahkan meninggal dunia.

"Dua orang terkonfirmasi Covid-19 yakni Ny N (38) ibu rumah tangga dari Kecamatan Sukagumiwang, dan Ny IT (54) yang juga seorang ibu rumah tangga dari Kecamatan Bangodua," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (8/9/2020).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, terkonfirmasi Covid-19 dua ibu rumah tangga itu berawal saat mereka dirawat RS Mitra Plumbon Cirebon.

Keduanya masuk di tanggal yang sama pada 3 September 2020 dengan keluhan sesak napas.

"Kemudian dilakukan test swab dan hasil keluar tanggal 6 September 2020 yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19" ujarnya.

Saat ini, Ny N sudah dirawat di ruang isolasi RS Mitra Plumbon Cirebon.

Namun Ny IT, karena sesak napas yang akut, sekarang pasien tersebut sudah dinyatakan meninggal dunia pada 4 September 2020 kemarin.

"Sedangkan untuk kontak erat masih dalam tahap pendataan," ujar dia.

Hati-hati Penderita Diabetes dan Penyakit Jantung Tidak Boleh Minum Air Kelapa, Ini Jawabannya

Dikabarkan Hamil 4 Minggu, Nadya Mustika Malah Diisukan Ditalak Rizki D Academy

Lonjakan kasus di Kabupaten Indramayu sampai saat ini terus melonjak, kini sudah menyentuh angka 99 kasus.

Selain karena pelacakan dan tes usap masif yang dilakukan pemerintah, penyebab utama terus bertambahnya pasien karena tidak mematuhi protokol kesehatan.

Masyarakat banyak yang abai dan tidak mengindahkan anjuran pemerintah sejak fase Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) mulai diterapkan.

Dari total 99 kasus itu, sebanyak 7 pasien tercatat meninggal dunia, 66 pasien sembuh, dan sebanyak 26 pasien lainnya masih dalam perawatan.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap panuhi protokol kesehatan dengan wajib memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, dan disiplin physical distancing," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved