Breaking News:

Kementan Bakal Tambah Alokasi Subsidi Pupuk Kepada Petani Hingga 1 Juta Ton, Anggaran Rp 3,14 T

penambahan subsidi ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi yang kurang di sejumlah wilayah Indonesia

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan inspeksi dadakan (Sidak) di gudang pupuk PT Pupuk Kujang di Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bakal menambah alokasi subsidi pupuk hingga mencapai volume 1 juta ton, dengan total anggaran yang ditelan sekitar Rp 3,14 triliun.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, alokasi subsidi pupuk ini harus tepat sararan.

"Pendistribusian pupuk harus benar-benar untuk petani yang memiliki lahan di bawah 2 hektar, jangan sampai salah sasaran penerima," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat sidak di Gudang Pupuk PT Petrokimia dan PT Pupuk Kujang Lini III di Jalan Raya Patrol Sumuradem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/9/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy menambahkan, adanya penambahan subsidi ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi yang kurang di sejumlah wilayah Indonesia.

Adapun untuk mekanisme pendistribusian Kementan bakal menyalurkan pupuk bersubsidi melalui Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (eRDKK).

"Penyaluran pupuk subsidi melalui eRDKK terbukti hasilnya efisien," ujarnya.

Pasalnya, mulai dari penginputan data akan lebih valid hingga 94 persen karena didukung data akurat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), data itu pun sepadan dengan Data dari Disdukcapil.

"Data penerima valid hingga 94 persen sebab didukung data akurat berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) hasil pemadanan dengan Dukcapil sehingga lebih valid," ucapnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved