Breaking News:

Human Interest Story

Tradisi Guyab, Warga Desa Nanggerang Berebut Tangkap Ikan Meriahkan Hari Jadi Ke-522 Kuningan

guyab ikan secara massal diikuti warga itu sekaligus untuk menguras endapan atau sendimen yang terjadi pada embung atau situ ini.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Warga Desa Nanggerang Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan berebut ikan saat Tradisi Guyab untuk memeriahkan HUT ke-75 RI dan Hari Jadi ke-522 Kuningan, Kamis (3/9/2020). 

Laporan Kontributor kuningan,Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sekitar lima ratusan warga Desa Nanggerang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, berebut ikan di embung desa setempat, Kamis (3/9/2020). Perebutan ikan yang dilakukan warga ini merupakan tradisi guyab yang menjadi rutinitas tahunan warga setempat.

Kepala Desa Nanggerang, Deni Ramadani, mengatakan, kegiatan berlangsung sebagai hiburan rakyat dalam memeriahkan momentum Kemerdekaan RI ke 75 tahun dan Hari Jadi ke 522 Kuningan.

"Suguhan ini sebagai hiburan masyarakat dan ini bebas di ikuti lapisan masyarakat desa," ungkap Deni saat di lokasi tadi.

Deni mengatakan, guyab ikan secara massal diikuti warga itu sekaligus untuk menguras endapan atau sendimen yang terjadi pada embung atau situ ini.

"Sekalian nguras situ ini, terus dalam penangkapan ikannya pun bebas. Ada yang menggunakan alat atau ada yang hanya menggunakan tangan tanpa bantuan apapun," katanya.

Menyinggung soal sawer, kata Deni, tadi dilakukan sebagai pelengkap dalam hiburan bagi masyarakat.

"Hiburan saja itu mah," ujarnya.

Suaminya Selingkuh dan Hamili Wanita Lain, Seorang Istri Baru Gugat Sang Suami 45 Tahun Kemudian

Teramati di lokasi, sejumlah warga di sela penangkapan ikan terlihat semringah dan ada juga yang berjoget -joget juga.

"Ya ini hiburan untuk semua warga, disini para warga yang guyub berebut ikan, semata bukan karena berharap dapat ikan, tapi ada juga sekedar sebagai hiburan," ujarnya.

Jenis ikan yang ditebar sebelum dilakukan perebutan ikan dimulai. "Tadi kami bareng panitia tebar ikan Lele dengan ukuran variatif, ada yang bobot 2 kg," ujarnya.

Sementara itu, Camat Jalaksana Toni Kusmanto mengatakan, pihaknya mengapreasiasi terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini.

"Di sini, kami juga bermohon dan melakukan pengawasan kepada warga, untuk selalu menggunakan masker dan melaksanakan ketentuan standar kesehatan pencegahan Covid-19," ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved