Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Kasus Covid-19 di Jabar Terus Naik, Ridwan Kamil Sebut Kamar untuk Pasien Masih Tersedia

Meski setiap hari ada penambahan kasus positif Covid 19 di Jabar dan per 3 September 2020 pukul 15.30 pasien yang

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil seusai menjalani penyuntikan sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Jumat (28/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Meski setiap hari ada penambahan kasus positif Covid 19 di Jabar dan per 3 September 2020 pukul 15.30 pasien yang dirawat berjumlah 4.866 orang, ketersediaan kamar pasien masih tersedia.

"Kapasitas ruangan isolasi rumah sakit sekarang ada di angka 40-an persen. Sebelumnya stabil di angka 30-an persen tapi sudah satu bulan agak naik," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Kamis (3/9/2020).

Menurut Ridwan Kamil, peningkatan 10 persen kamar rawat rumah sakit itu karena ada penambahan pasien Covid 19.

Salah satunya karena ada klaster baru di kalangan industri. Ia mengaku akan ke Bekasi untuk mengecek masalah meningkatkan kasus Covid 19 di kalangan industri itu karena sebab apa.

"Makanya besok saya akan ke Bekasi, bertemu para pemilik industri untuk mempetakan problematikanya ada dimana. Laporan yang kami terima,protokol kesehatan di industri itu ketat sekali. Makanya jangan-jangan ini tempat bermukimnya pekerja,"ujar dia.

 Operasi Selama Sebulan, Polresta Bandung Musnahkan 11 Ribu Botol Miras dan 1.500 Liter Tuak

Ia mengatakan,klaster baru itu menambah kasus Covid 19 di wilayah Bodebek atau Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kota Depok. Di wilayah Bekasi banyak berdiri pabrik.

"Zona merah bertambah tidak hanyad Kota Bogor tapi juga Kota Bekasi, Kotadepok dan Kabupaten Bekasi. ‎Cuma Kabupaten Bogor yang tidak zona merah," ucap dia.

Sementara itu, fakta perkembangan Covid 19 di Jabar saat ini lebih banyak yang sembuh dibanding pasien yang dirawat. Data di Pikobar per 3 September 2020 pukul 15.30, pasien sembuh sebanyak 6.339 sedangkan yang dirawat 4.866 orang.

"Kabar baiknya memang yang sembuh lebih banyak, cuma kita belum puas dengan kecepatan kesembuhannya karena 4 ribuan yang aktif dan 6 ribuan sembuh. Idealnya itu berbanding 60-40-an lah," ujar Emil.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved