Breaking News:

Teror Tomcat di Indramayu Kembali Berlanjut Malam Hari Tadi, BPBD Langsung Lakukan Penyemporotan

Meski demikian, A Fatah belum bisa memastikan apakah tomcat-tomcat itu akan kembali menyerang atau tidak pada malam hari nanti.

Istimewa
BPBD Kabupaten Indramayu saat melakukan penyemprotan cairan klorin terhadap rumah warga yang diserang tomcat, Rabu (2/9/2020) dini hari tadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Teror tomcat yang menyerang pemukiman warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu kembali berlanjut tadi malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu pun langsung melakukan tindakan emergency terhadap ribuan tomcat yang menyerang pemukiman warga tersebut.

Pada malam dini hari tadi mereka melakukan penyemprotan klorin saat tomcat-tomcat itu kembali muncul.

Tomcat yang menyerang rumah warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9/2020).
Tomcat yang menyerang rumah warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9/2020). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)
"Sebelumnya kita juga sudah mencoba dulu dengan air itu ke sample tomcat hidup yang kemarin dibawa dan ternyata memang langsung mati," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Rabu (2/9/2020).

Setelah dilakukan penyemprotan, ribuan tomcat yang tadi malam menyerang semuanya mati seketika.

Meski demikian, A Fatah belum bisa memastikan apakah tomcat-tomcat itu akan kembali menyerang atau tidak pada malam hari nanti.

Teror tomcat ini diketahui sudah terjadi sejak Kamis (27/8/2020) sampai dengan sekarang.

Ada sebanyak 3 rumah warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu yang diserang serangga tersebut.

Tomcat Serang Anak-anak di Indramayu Mukanya Kaku dan Perih, Mau Ngedip Juga Susah

Mulai Ditransfer Besok Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Bakal Disalurkan ke 3 Juta Karyawan Swasta

Dengan jumlah korban mencapai 11 orang, 7 di antaranya adalah anak-anak.

Dalam hal ini, BPBD Indramayu masih terus melakukan pemantauan dan menganalisa bahan yang bisa benar-benar mengusir serangan serangga tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved