Breaking News:

Keponakan Bunuh Tante

Petugas Polres Kuningan Ikuti Terus Pelaku yang Pindah-pindah Tempat, Empat Hari Pelaku Menyerah

Danu menceritakan, selama melarikan diri bahwa tersangka selalu berpindah-pindah tempat hingga akhirnya ditangkap pada 27 Agustus

Kontributor Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Petugas kepolisian Kuningan berhasil menangkap Dedi alias Taspin, warga Dusun II Cibodas RT 002 RW 004 Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Petugas kepolisian Kuningan langsung menangani secara serius kasus dugaan pembunuhan yang menimpa Sanah (79), warga Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, begitu mendapat data dan keterangan tentang kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Raditya Atmaja mewakili Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik, mengatakan, bahwa usaha penangkapan terhadap tersangka pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu itu berlangsung selama empat hari di Kota Tangerang.

Upaya penangkapan terhadap Dedi alias Taspin, kata Danu, karena pihaknya memiliki petunjuk kuat.

“Karena setelah kejadian tersangka menghilang dan usai dikaitkan dari saksi-saksi serta hasil otopsi yang mengarah bahwa kematian Sanah diduga karena dibunuh,"  ungkap Danu di sela kegiatan press conference tadi di Aula Wira Aditya Pradana, Mapolres Kuningan, Rabu (2/9/2020).

Danu menceritakan, selama melarikan diri bahwa tersangka selalu berpindah-pindah tempat hingga akhirnya ditangkap pada 27 Agustus 2020 kemarin di Pasar Induk Kota Tangerang.

“Iya, tersangka ini sebelumnya paham kondisi kota besar, dan mendapat informasi bahwa tersangka itu pernah menjadi tukang kredit di kota besar, ya sebagai perantau,” katanya.

Pengungkapan ini, kata Danu, tidak jauh beda saat menangkap pembobol rumah bos aneka sandang.

“Ya, penangkapan hampir sama dengan tersangka yang bobol rumah pengusaha aneka sandang di Desa Pangkalan, selama empat hari dan pelaku tidak melawan,” katanya.

Ditangkap di Tangerang

Petugas kepolisian Kuningan berhasil menangkap Dedi alias Taspin, warga Dusun II Cibodas, Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, di Kota Tangerang. 
//
Tersangka ditangkap seusai menghilangkan jiwa atas nama Sanah (79) Binti Batmadiraksa, warga Dusun II Cibodas, Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, beberapa waktu lalu.
Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik saat jumpa pers di Gedung Wir Satya Pradana Mapolres setempat menuturkan, penangkapan ini merupakan Penanganan Laporan Polisi nomor : LP/B/128/V/2020 / JBR / RES KNG, tanggal 17 Mei 2020. 
“Tentang Tindak Pidana Menghilangkan jiwa seseorang dan Pencurian dengan kekerasan, yang di laporkan Saudari Casini (55) diketahui masih saudara korban,” kata Lukman di damping Kasaat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja dan Kasubag Humas Polres Kuningan, yakni AKP Budi Hartono, Rabu (2/9/2020).
Lukman menyebutkan, mengenai waktu kejadian itu pada Hari Selasa (12/5/2020) sekira jam 10.30 Wib.
“Atas tindakan itu, tersangka dikenakan pasal 338 KUHPidana (Ancaman hukuman paling lama lima belas tahun) dan 365 ayat (3) KUHPidana ( Ancaman hukuman paling lama lima belas tahun),” ungkapnya.
Di samping itu, pengungkapan terhadap tersangka itu didasari adanya sejumlah barang bukti. 
“Seperti 1 (satu) lembar surat perhiasan emas jenis kalung berat 10,5 gram seharga 3.360.000,- (Tiga juta tiga ratus enam puluh ribu rupiah,” katanya.
Tidak hanya itu, Lukman menyebutkan, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti lain.
“ Ada 1 (satu) lembar surat perhiasan emas jenis gelang berat 4 gram seharga 1.280.000,- (satu juta dua ratus delapan puluh riburupiah) dan1 (satu) lembar surat perhiasan emas jenis bandul kalung berat 2,1 gram seharga 546.000,- (Lima ratus empat puluh enam ribu rupiah),” ujarnya.
“Petugas mengamanakan 1 (satu) buah bantal berwarna putih bercorak bunga yang terdapat noda darah. Kemudian, 2 (dua) buah busa kursi yang terdapat noda darahnya, serta 1 (satu) buah kaos pendek warna orange merk Nevada dan 1 (satu) buah celana pendek warna putih merk Nevada,” katanya.
Selain itu, ada 1 (satu) buah celana pendek, 1 (satu) buah kaos warna biru, 1 (satu) buah kain panjang warna coklat motif batik, 1 (satu) buah BH warna hitam dan 1 (Satu) buah kerudung warna kuning.
”Juga ditambah 1 (satu) buah kaos lengan pendek warna putih biru bertuliskan ‘alkaline’,” katanya. 
Halaman
1234
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved