Breaking News:

Keponakan Bunuh Tante

Kuwu Cipondok Sebut Tersangka Pernah Menikah Namun Langsung Merantau Sehari Seusai Akad Nikah

Betul, DD itu merupakan warga kami yang suka merantau. Gak tahu usaha di daerah rantaunya sebagai apa, sebab kalau pulang tidak menentu

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Kontributor Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Petugas kepolisian Kuningan berhasil menangkap Dedi alias Taspin, warga Dusun II Cibodas RT 002 RW 004 Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan 

“Saat sampai di rumah korban, saya langsung memukul pas bagian dada dan mencekiknya,” kata tersangka lagi.

Tersangka mengaku tidak menyadari bahwa kondisi korban telah meninggal dunia.

“Setelah korban tak berdaya, saya mengambil perhiasan uwak, berupa gelang dan kalung emas dan pergi keluar kota,” ungkapnya.

Mengenai hinaan korban soal pencurian tanah, tersangka sendiri tidak tahu persis persoalan tanah yang dimaksud korban.

Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik memastikan modus tersangka membunuh adalah ingin menguasai perhiasan korban.

“Tersangka sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap alias serabutan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itulah,” ungkapnya.

Tersangka sendiri setelah peristiwa tersebut diketahui menghilang dari rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban.

Nyaris Tak Ketahuan

 Seorang lansia di Kuningan tewas di tangan keponakannya sendiri.

Lansia bernama Sanah (79) itu ditemukan tewas, dibunuh oleh Dedi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved