Breaking News:

Keponakan Bunuh Tante

DD Taspin Bunuh Tantenya karena Dendam, Tak Terima Orangtuanya Dihina, Ayahnya Disebut Maling Tanah

Dedi membunuh Sanah yang tak lain bibinya sendiri dengan cara mencekik

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Kontributor Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Petugas kepolisian Kuningan berhasil menangkap Dedi alias Taspin, warga Dusun II Cibodas RT 002 RW 004 Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan 

Mengenai hinaan korban soal pencurian tanah, tersangka sendiri tidak tahu persis persoalan tanah yang dimaksud korban.

Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik memastikan modus tersangka membunuh adalah ingin menguasai perhiasan korban.

“Tersangka sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap alias serabutan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itulah,” ungkapnya.

Tersangka sendiri setelah peristiwa tersebut diketahui menghilang dari rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban.

Nyaris Tak Ketahuan

 Seorang lansia di Kuningan tewas di tangan keponakannya sendiri.

Lansia bernama Sanah (79) itu ditemukan tewas, dibunuh oleh Dedi.

Pembunuhan Sanah (79) binti Batmadiraksa, warga Dusun II Cibodas, RT 002 RW 004, Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan ini nyaris tak terendus karena korban sempat dimakamkan.

Namun, kecermatan anak korban saat memandikan jenazah membuat kasus pembunuhan itu terungkap.

Sanah sendiri dibunuh D, warga Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan pada 12 Mei 2020 silam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved