Breaking News:

Teror Tomcat di Indramayu

BREAKING NEWS: Ribuan Tomcat Serang Tiga Rumah Warga di Indramayu, 11 Orang Alami Gatal

Ribuan semut charlie atau yang lebih dikenal dengan sebutan tomcat menyerang pemukiman warga di Desa Pabean Udik Blok Song Indramayu

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Korban tomcat di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ribuan semut charlie atau yang lebih dikenal dengan sebutan tomcat menyerang pemukiman warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

//

Salah seorang warga, Rantinih (20) mengatakan, serangan tersebut sudah terjadi sejak Kamis 27 Agustus 2020 malam lalu dan terus muncul sampai dengan sekarang.

"Biasanya keluar malem jam 12 sampai ke pagi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di kediamannya, Selasa (1/9/2020).

VIDEO - Sayangkan Kericuhan Saat Jumenengan, Raharjo Tetap Tolak PRA Luqman Melalui Jalur Hukum

Ia menceritakan, awal mulanya tomcat itu muncul diketahui saat Rantinih tengah menyapu rumah.

Tiba-tiba saja di teras depan rumah banyak tomcat dilantai. Saat itu ia mencoba membunuh tomcat-tomcat dengan cara menyemprotkan obat nyamuk sempot.

Tomcat yang menyerang rumah warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9/2020).
Tomcat yang menyerang rumah warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9/2020). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Meski demikian, teror tomcat justru semakin banyak setiap harinya, tomcat-tomcat itu menjalar ke bagian atas dan seluruh bagian rumah hingga menyerang rumah tetangganya juga.

Sidang Paripurna HUT Ke-522 Kuningan Digelar Singkat dan Sederhana, Begini Kata Ketua DPRD Kuningan

Sedikitnya ada 3 rumah yang diketakui diserang serangga tersebut, dengan jumlah korban ada sebanyak 11 orang.

Mereka mengalami gatal-gatal, bengkak, perih, serta kaku dibagian muka.

"Dari pihak pemerintah desa dan juga puskesmas sudah ngecek, tapi hanya kontrol dan menyarankan untuk mematikan lampu biar enggak tambah banyak," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved