Kodim 0617 Majalengka Ikut Lakukan Antisipasi Hadapi Resesi Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Mahfud MD menyatakan bahwa Indonesia akan dilanda resesi ekonomi dalam waktu dekat ini.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bersiap hadapi resesi Kodim 0617 Majalengka siap antisipasi kemungkinan terburuk dampak resesi.
Pemerintah pusat sendiri melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Mahfud MD menyatakan bahwa Indonesia akan dilanda resesi ekonomi dalam waktu dekat ini.
Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk resesi tersebut, Kodim 0617 Majalengka, jauh sebelumnya telah menyiapkan senjata baru dalam ketahanan pangan, yakni dengan teknologi Bios 44 DC.
Menurut Dandim 0617 Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto bahwa saat ini, pihaknya sudah kerjasama antara taman buah yang berada di daerah Gunung Menyan, Desa Gunungwangi, Kecamatan Argapura, Majalengka, dengan Kodim 0617 Majalengka.
Lokasi taman buah sendiri berada di atas hamparan pegunungan 1.300 mdpl dengan seluas 10 hektar.
Yang nantinya, di lokasi tersebut ditanami per bibitan, rempah-rempah dan taman bunga serta lainnya yang konsepnya dijadikan satu tempat dibawah kaki Gunung Ciremai.
"Dalam penggarapannya ini, kita menggunakan agen hayati Bios 44 DC. Disini juga sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi bahan-bahan dari kimia dan kedepannya juga sekaligus untuk mengembalikan tanah ini menjadi bagus lagi," ujarnya, Selasa (1/9/2020).
Dandim berharap dengan kehadiran taman buah dan rempah-rempah serta taman bunga ini akan menjadi sektor ekonomi.
Sehingga, masyarakat sekitar juga akan ikut menikmati dan kesejahteraan warga semakin meningkat.
• Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Mulai Ditransfer Kamis ke 3 Juta Penerima Karyawan Swasta
• Download Lagu Kalia Siska Full Album ft SKA 86 dan DJ Kentrung, Mulai Ku Puja Puja hingga Banyu Moto
Selain itu, menurut Letkol Inf Andik saat ini pihaknya juga tengah menjalankan program 'Sereh Wangi Sugih Mukti' yang menggunakan teknologi Bios 44 DC ini.
Melalui Bios 44 DC, selain untuk lahan pertanian, juga bisa dimanfaatkan di sektor perkebunan maupun perikanan dengan biaya yang lebih efesien.
"Saya juga sudah memerintahkan semua jajaran Koramil untuk mendata semua lahan-lahan tidak produktif di Majalengka yang tidak digunakan, kita akan manfaatkan untuk menghasilkan ekonomi kerakyatan," ucap Dandim.
Tak hanya itu, Dandim menyatakan pihaknya juga saat ini mempunyai program 'Desa Tenun' yang ada di daerah Desa Nunuk, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka.
Sebab, menurut Letkol Inf Andik di Desa Nunuk tersebut, ada potensi yang masyarakatnya menenun secara tradisional dengan menggunakan bahan baku alami, yakni dari bahan kapas asli.
"Saya akan mengangkat dengan kearifan lokal yang ada sekaligus untuk melestarikan tenun tersebut. Karena saya lihat sudah tidak ada yang membantu, padahal disitu ada pemberdayaan masyarakatnya," jelas dia.
Di samping itu, pihaknya juga tengah membuat bibit kapasnya, yang nantinya dalam satu tahun ke depan baik itu di musim hujan maupun musim kemarau tetap produktif.
• Daftar Harga Hp Oppo Akhir Agustus 2020: Mulai Rp 1 Jutaan Ada Oppo A92, A53, F11, F15 hingga Reno4
• Bocoran Spesifikasi Realme X7 Series, Realme 7 dan Realme 7 Pro yang Segera Dirilis September 2020
"Kami berharap kehadiran peran Kodim 0617 Majalengka menuju ekonomi kerakyatan ini, bisa dirasakan semua kalangan masyarakat Kabupaten Majalengka," harap Dandim.
Sementara itu, program Sereh Wangi Sugih Mukti yang dicanangkan Kodim 0617 Majalengka tersebut, ternyata juga sejalan dengan Pemerintah Daerah Majalengka, dalam menghadapi resesi akibat pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/tak-hanya-pemda-kodim-0617-majalengka-lakukan-ini-untuk-hadapi-resesi.jpg)