Breaking News:

Wisata Kuningan

Asyik, Warga yang Lahir 1 September Bisa Masuk Gratis ke Pondok Cai Pinus dan Waduk Darma Kuningan

Pengelola Objek wisata Pondok Cai Pinus dan objek wisata perairan Waduk Darma Kuningan memberikan tiket masuk gratis kepada pengunjung.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Pengelola Objek wisata Pondok Cai Pinus dan objek wisata perairan Waduk Darma Kuningan memberikan tiket masuk gratis kepada calon pengunjung. 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pengelola Objek wisata Pondok Cai Pinus dan objek wisata perairan Waduk Darma Kuningan memberikan tiket masuk gratis kepada pengunjung.
//
“Pemberian HTM gratis kepada calon pengunjung itu dengan syarat memiliki tanggal lahir 1 Sepetember, sebab ini tanggal tersersebut merupakan puncak perayaan hari jadi Kuningan yang setiap tahunnya,” ungkap Pemilik Pondok Cai Pinus, Gugun saat ditemui di lokasi wisata setempat, Senin (31/8/2020).
Sajian untuk memberi kenyaman dan kesenangan bagi wisatawan, kata Gugun, manajemen menyediakan sejumlah fasilitas yang dilengkapi sajian kuliner khas daerah dan nusantara.
“Jadi, ketika pengunjung datang dan melakukan kegiatan di sekitar Pondok Cai Pinus, kami suguhkan tempat dan sejumlah kuliner,” katanya.
Dominasi pengunjung, kata Gugun, tidak lain melakukan foto selfie dan pengambilan video.
“Seperti di rumah balon, kastel atau istana dan replica perahu pinisi,” katanya.
Sementara harga tiket masuk pada hari biasa itu seharga Rp 20 ribu dan untuk harga akhir pekan biasanya Rp 25 ribu. 
“Jadi saat pengunjung masuk dia bayar HTM atau berbentuk voucher yang dapat ditukerkan dengan aneka makanan dan minuman kemasan,” katanya. 
Terpisah pengelola objek wisata Waduk Darma, Adam firdaus membenarkan adanya pemberian tiket masuk gratis pada pengunjung yang memiliki tanggal lahir 1 September. 
“Iya benar, siapa dan darimana pun itu pengunjung yang memiliki tanggal lahir 1 September, kami gratiskan masuk sekaligus menikmati suasana wisata perairan di Waduk Darma ini,” katanya.
Menurut pengakuan dua pengelola wisata saat kepada pengunjung yang benar memiliki tanggal 1 September itu bisa membuktikan dengan megeluarkan KTP (kartu tanda penduduk,red). (*)
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved