Breaking News:

Ribuan Calon Petugas Sensus di Majalengka Ikut Rapid Test, Jika Reaktif Kepesertaan Dicabut

pemeriksaan dengan rapid hal itu telah mendapatkan izin dari BPS pusat dengan tujuan tracing.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Para calon petugas sensus penduduk mengikuti rapid test yang digelar oleh BPS Majalengka, Sabtu (29/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Badan Pusat Statistika Kabupaten Majalengka menggelar rapid test kepada para calon petugas sensus, Sabtu (29/8/2020).

Hal ini dilakukan untuk memastikan petugas sensus bersih dari gejala virus Covid-19 pada saat menjalankan tugas wawancara di lapangan di bulan September nanti.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Majalengka, Jerison Sumual melalui Kasubag Tata Usaha BPS Majalengka, Junaedi mengatakan pemeriksaan dengan rapid hal itu telah mendapatkan izin dari BPS pusat dengan tujuan tracing.

Selain itu, kehati-hatian terjadi penyebaran transmisi lokal Covid-19 selama masa sensus penduduk wawancara.

"Sudah mendapat izin dari pusat kemudian bagi peserta yang kedapatan reaktif maka status kepesertaannya dicabut dan diharuskan melakukan isolasi mandiri," ujar Junaedi saat ditemui Balai Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi, Sabtu (29/8/2020).

Junaedi menjelaskan, bahwa tes pemeriksaan rapid ini bekerja sama dengan rumah sakit baru di Palimanan Cirebon, yakni Rumah Pasar Minggu Cirebon.

Dengan mengerahkan 20 Tenaga Kesehatannya, kegiatan itu sebagai bagian dari tracing 1073 petugas lapangan mencakup Koordinator Sensus Kecamatan dan Petugas Sensus di setiap desa.

LBM Eijkman: Virus Corona di Indonesia Jauh Lebih Ganas dan Lebih Cepat Menular

Prosesi Jumenengan PRA Luqman Sebagai Sultan Sepuh XV Akan Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Sementara Panitia Rumah Sakit Pasar Minggu Cirebon, dr Febi mengatakan tak hanya sekedar melakukan tes pemeriksaan rapid, peserta juga dibekali edukasi terkait protokol kesehatan yang meliputi cuci tangan.

"Ada dua jenis kategori mencuci tangan, Hand Crap yaitu mencuci tangan dengan hand sanitizer dan yang kedua Hand Wash mencuci tangan dengan sabun sebelum pemeriksaan berlangsung dilakukan simulasi mencuci tangan," ucap dr Febi.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved