Breaking News:

Komnas Perlindungan Anak Persoalkan Kata Anjay, Netizen: Please Do Something Important KPAI

Penggunaan kata Anjay itu, menurut Komnas PA, dikhawatirkan berdampak terhadap perkembangan anak.

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Komnas Perlindungan Anak membuat siaran pers yang mempersoalkan penggunaan istilah Anjay. 

TRIBUNCIREBON.COM - Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak mempersoalkan penggunaan kata Anjay yang dipandang sebagai bentuk bullying atau perundungan secara verbal. 

Komnas PA menyampaikan pers rilis terkait hal tersebut, Sabtu (29/8/2020).

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Komnas PA, Aris Sirait, disebutkan bahwa saat ini sedang viral penggunaan kata Anjay di media sosial.

Penggunaan kata Anjay itu, menurut Komnas PA, dikhawatirkan berdampak terhadap perkembangan anak.

Lebih jauh dijelaskan, penggunaan istilah Anjay harus dilihat dari berbagai sudut pandang, tempat, dan makna. JIka dimaksudkan sebagai kata pengganti salut, kagum atas suatu peristiwa, istilah Anjay tidak mengandung kekerasan atau bullying juga ketersinggungan pihak lain.

"Namun jika istilah Anjay digunakan sebagai sebutan untuk merendahkan martabat seseorang, istilah tersebut masuk dalam kekerasan verbal dan dapat ditindak pidana. Karena itu, harus dilihat perspektifnya, karena penggunaan istilah Anjay tengah viral di kalangan pengguna media sosial," kata Aris dalam siaran persnya.

Menurut Aris, kata Anjay bahkan kata Anjing sekalipun jika dipakai kepada orang yang dikenal, sahabat yang sudah lama tak berjumpa, lalu bertegur sapa dengan bahasa kasar, itu tidak masalah.

Mau Beli HP atau Smartphone Oppo? Cek Dulu Daftar Harga Terbarunya di Sini

Daftar Harga HP Vivo Akhir Agustus 2020: Mulai Rp 1 Jutaan, Vivo Y11, Vivo Y12, V19, Vivo X50 Pro

Chadwick Boseman Pemeran Black Panther di Film Avengers Meninggal Dunia Karena Kanker Usus

Namun jika dipakai kepada orang yang tidak dikenal atau lebih dewasa, kata Aris, istilah Anjay atau anjing bisa menjadi masalah dan tindak pidana kekerasan.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Sirait.
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Sirait. (Istimewa)

"Dengan demikian, jika istilah Anjay mengandung unsur kekerasan, dan merendahkan martabat seseorang, adalah salah satu bentuk kekerasan atau bullying yang dapat dipidana, baik digunakan dengan cara dan bentuk candaan. Itu pun jika memenuhi unsur dan definisi kekerasan seusai UU RI no 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Jadi lebih baik jangan menggunakan kata Anjay. Ayo hentikan sekarang juga," kata Aris.

Siaran pers Komnas PA ini kontan mendapat tanggapan dari para netizen. Bahkan kata Anjay menjadi trending topic di Twitter.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved