Breaking News:

Polemik Keraton Kasepuhan Cirebon

Laskar Macan Ali Nuswantara Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Polemik Keraton Kasepuhan Cirebon

Pasalnya, ia menilai kondusivitas wilayah jauh lebih penting untuk dijaga bersama karena menyangkut nama baik Cirebon itu sendiri.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Wakil Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Ismaya. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Laskar Macan Ali Nuswantara mengimbau masyarakat tidak terprovokasi polemik pewaris takhta Keraton Kasepuhan Cirebon.

Wakil Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Ismaya, meminta masyarakat tetap menahan diri menjelang penobatan atau jumenengan PRA Luqman Zulkaedin sebagai Sultan Sepuh XV.

Pasalnya, ia menilai kondusivitas wilayah jauh lebih penting untuk dijaga bersama karena menyangkut nama baik Cirebon itu sendiri.

"Kami hanya bisa mengimbau semua pihak menjaga kondusivitas Cirebon, jangan sampai menimbulkan keresahan dan merugikan masyarakat," kata Ismaya kepada Tribuncirebon.com, Jumat (28/8/2020).

Adapun mengenai pihak-pihak yang menolak PRA Luqman mewarisi takhta Keraton Kasepuhan biar saja menjadi ranah keluarga besar keraton.

Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu mencampurinya dan jangan sampai memasuki ranah persoalan tersebut.

Menurut dia, masyarakat yang notabene tidak mempunyai kaitan langsung dengan polemik tersebut tidak perlu terlibat.

Lowongan Kerja BUMN Terbaru di PT Telkom Indonesia, Butuh Karyawan Baru untuk di 12 Posisi Ini

Sudah Dapat BLT? Ini Cara Mengecek Bantuan Rp 600 Ribu BPJS Ketenagakerjaan & Bukti yang Sudah Cair

Terlebih jika sampai berbuat nekat hingga melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum yang nantinya hanya menimbulkan permasalahan baru.

"Maka kami mengajak tidak usah ikut campur kalau tidak mempunyai kaitan langsung, kalau sampai terjerat hukum juga rugi sendiri," ujar Ismaya.

Pihaknya meyakini aparat TNI - Polri akan bekerja secara profesional mengamankan jumenengan yang digelar pada Minggu (30/8/2020).

Ia memercayakan TNI - Polri untuk mengamankan tradisi jumenengan tersebut sehingga dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Bahkan, Ismaya mengajak masyarakat membantu petugas TNI - Polri menjaga kondusivitas selama prosesi jumenengan berlangsung.

"Mari bantu TNI - Polri, karena keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama," kata Ismaya.

Daftar Harga HP Rp 1 Jutaan Akhir Agustus 2020: Ada Oppo, Realme, Xiaomi, Samsung, dan Vivo

Menyesal Sebelum Berangkat ke Arab Saudi Sempat Bertengkar, Kakak TKW Indramayu Ingin Minta Maaf

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved