Breaking News:

Kadin Majalengka Anggap Pemkab Tak Berpihak pada Pelaku UMKM: Kami Butuh Regulasi yang Jelas

Pemerintah Daerah (Pemda) Majalengka hingga saat ini dinilai belum memiliki keberpihakan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengaj (UMKM).

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ketua Kadin Majalengka, Budi Victoriadi dan salah satu pelaku usaha di Kabupaten Majalengka, Tete Sukarsa menjadi narasumber dalam diskusi rutin yang digelar PWI Majalengka, Jumat (28/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Daerah (Pemda) Majalengka hingga saat ini dinilai belum memiliki keberpihakan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu diungkapkan, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Majalengka, Budi Victoriadi saat menjadi narasumber dalam diskusi di PWI Majalengka, Jumat (28/8/2020).

Menurutnya, saat ini pemerintah setempat memang telah mengeluarkan kebijakan terkait UMKM.

Namun, kebijakan itu tidak memiliki konsekuensi yang kuat.

"Kami butuh regulasi yang jelas. Pernah ke Asda dan Dewan, tapi sampai saat ini nggak ada kelanjutannya. Regulasi jangan basa-basi. Terbitkan SK, Perbut atau semacamnya. Jangan berupa SE," ujarnya.

Di Kabupaten Majalengka, jelas dia, UMKM sejatinya sudah mulai menggeliat.

Namun, seiring keberadaan BIJB keberlangsungan UMK itu cukup terancam, jika tidak ada regulasi jelas yang berpihak.

Pasalnya, seiring menggeliatnya BIJB dipastilan akan datang investor-investor dengan modal besar.

"Ke depan, kalau nggak punya regulasi jelas, (UMKM) Majalangka mati. 1000 UMKM bersatu, memang kuat. Tapi kalau 1 gajah (investor) datang, (UMKM-UMKM) akan mati," ucap Budi.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved