Breaking News:

Disuntik Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Merasa Nyut-nyutan Selama 5 Menit Lalu Terasa Kebas

Selama proses, kegiatan harian kami diimbau untuk tidak banyak melakukan aktivitas keluar wilayah yang pada saat nanti dibutuhkan untuk konsultasi

Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
Gubernur Jabar Ridwan Kamil seusai menjalani penyuntikan sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Jumat (28/8). 

Emil mengatakan setelah 30 menit berlalu, semuanya kembali normal, dilakukan pengecekan fisik dan suhu kembali, dan baru dibolehkan meninggalkan puskesmas.

Selama 14 hari ke depan mereka diberi selembar kartu untuk mencatatkan kondisi fisik dan suhu secara rutin.

"Kemudian nanti bertemu lagi di 14 hari dari sekarang, dan kami akan mendapatkan penyuntikan yang kedua kali, karena memang tipe vaksin ini harus dua kali ya. Setelah itu kita akan melakukan proses pengecekan harian lagi sampai ujung-ujungnya disimpulkan imunitas kami ini naik, apa tetap saja atau bagaimana," katanya.

Catat Rekor Baru! Indonesia Hari ini Bertambah 3.003 Kasus Baru Covid-19 hingga Total 165.887 Kasus

Suami Istri Sepuh di Sumedang Tinggal di Gubuk Reyot Nyaris Ambruk dengan 7 Cucu dan 1 Anak Angkat

Lowongan Kerja BUMN Terbaru di PT Telkom Indonesia, Butuh Karyawan Baru untuk di 12 Posisi Ini

Dari hasil evaluasi ini, barulah disimpulkan apakah vaksin tersebut bisa diproduksi massal dan dinyatakan aman serta efektif mencegah Covid-19 untuk diberikan kepada masyarakat umum di Indonesia.

"Selama proses, kegiatan harian kami diimbau untuk tidak banyak melakukan aktivitas keluar wilayah yang pada saat nanti dibutuhkan untuk konsultasi atau dipanggil oleh tim peneliti, kita harus siap sedia. Itulah alasan kenapa memang para relawan itu rata-rata domisilinya di Bandung Raya, bukan di tempat lain, semata-mata untuk memudahkan pengaksesan," katanya.

Emil memohon doa kepada masyarakat agar semua proses berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mudah-mudahan nanti malam, besok, dan seterusnya, katanya, juga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Itulah kenapa kami untuk mengurangi kekhawatiran, kami datang berempat. Jadinya Empat Sekawan, jadi semua saling mendoakan. Kami mewakili militer, mewakili kepolisian, aparat hukum, dan saya dari wakil pemerintah dan ASN. Kita saling menguatkan," ujarnya. 

Empat Sekawan

Sebelumnya empat sekawan dari Forkopimda Jabar ini menjalani pemeriksaan pada hari Selasa lalu.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriady bersama Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto sudah tiba di Puskesmas Garuda, Selasa (25/8/2020). 

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved