Breaking News:

Perceraian

Cerita Dua Calon Janda Muda Gugat Cerai Suami, Kesal Diselingkuhi, Capek Suami Main Terus-terusan

Kisah kehidupan para ibu muda yang kini menjadi calon janda muda sungguh memprihatinkan.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Nurhalimah (19) warga Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu 

TRIBUNCIREBON.COM- Kisah kehidupan para ibu muda yang kini menjadi calon janda muda sungguh memprihatinkan.

//

Mereka rela untuk menjadi janda muda, karena sebagian ada yang sering mendapat perlakukan kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT).

Sebagian calon janda muda lainnya ajukan gugat cerai karena sang suami selingkuh, bahkan hingga tidak diberi nafkah berbulan-bulan.

Tak Mampu Bayar Tarif Rp 70 Ribu, Pria Ini Tikam PSK Hingga Tewas Usai Berhubungan Intim

Kisah miris dalam keluarga ini di antaranya dirasakan oleh calon janda muda di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Seperti yang dituturkan langsung oleh Nurhalimah (19, warga Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu kepada reporter Tribuncirebon.com, Selasa (25/8/2020).

Tak Mampu Bayar Tarif Rp 70 Ribu, Pria Ini Tikam PSK Hingga Tewas Usai Berhubungan Intim

Ibu dari satu orang anak ini menjadi salah satu dari ratusan calon janda muda di Kabupaten Indramayu yang mengajukan gugatan perceraian di Pengadilan Agama Indramayu.

Alasan ingin cerai dari suaminya, Nurhalimah mengaku sudah tak tahan lagi dengan perbuatan sang suami yang kerap kali melakukan kekerasan fisik.

"Saya korban KDRT," tutur Nurhalimah yang didampingi keluarga, saat ditemui di Pengadilan Agama Indramayu.

Nurhalimah menceritakan, kekerasan fisik yang dialaminya itu sudah mulai ia rasakan sejak awal menikah pada tahun 2016.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved