Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Ibu Hamil di Sumedang Positif Covid-19, Kena Corona Saat Proses Melahirkan Sudah Pembukaan ke-7

Saat ini, pasien tersebut masih mendapat penanganan khusus dari tenaga medis yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Puskesmas Kota. . .

net
Ilustrasi wanita hamil 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Seorang ibu hamil dan sebentar lagi akan melahirkan terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga saat ini langsung mendapat penanganan RSUD Sumedang, Rabu (26/8/2020).

Pasien yang berusia 23 tahun berinisial NR, warga Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang itu, sebelumnya ditangani di Puskesmas Kota Kaler setelah dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab test.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri mengatakan, saat ibu hamil itu diketahui positif Covid-19 dari swab test, proses melahirkannya sudah masuk pembukaan keenam dan ketujuh.

"Jadi kan sebentar lagi (melahirkan), sehingga saat ini ditangani dengan protokol kesehatan yang ketat dan diutamakan penanganan keselamatan saat lahiran," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jalan Anggrek, Kabupaten Sumedang, Rabu (26/8/2020).

 Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sebut Bioskop Bikin Bahagia dan Tingkatkan Imunitas Tubuh

Saat disinggung, kondisi bayinya setelah lahir akan terkonfirmasi positif Covid-19 juga, Iwa belum bisa memastikan karena harus dilakukan tindakan lebih lanjut.

"Itu medis (yang bisa menentukan), nantinya harus menunggu hasil dari tes lab barangkali," kata Iwa.

Terkait hal ini, pihaknya juga enggan berspekulasi lebih jauh, sebelum ada tindakan lebih lanjut setelah ibu hamil tersebut melahirkan anaknya.

"Pasti ada tindakan lebih lanjut setelah melahirkan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Iwa mengatakan, awalnya ibu hamil tersebut melakukan kontrol kehamilannya ke Puskesmas Situ, kemudian dirapid test dan hasilnya reaktif.

"Kemudian, dia disarankan untuk menjalani isolasi mandiri di rumahnya karena memang (pasien) orang tanpa gejala (OTG)," ujar Iwa.

Kemudian, kata Iwa, ibu hamil tersebut merasakan mual karena akan melahirkan ketika menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Lalu, dia langsung dibawa ke Puskesmas Kota Kaler untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

 Ingin Beli Sepeda Gunung Murah? Ternyata Ada yang Rp 1 Jutaan, Ini Daftar Harga dan Mereknya

"Di rumahnya, dia merasakan mual-mual dan merasakan akan melahirkan. Kemudian dibawa ke Puskesmas Kota Kaler karena di Puskesmas Situ tidak ada pelayanan (melahirkan)," katanya.

Iwa mengatakan, saat pasien tersebut sudah mendapat penanganan di Puskesmas Kota Kaler, dia juga langsung dilakukan swab test karena sebelumnya sempat dinyatakan reaktif dari hasil rapid test.

"Pada waktu di Puskesmas Kota Kaler, dia di-swab tadi malam dan ternyata hasilnya positif Covid-19. Sehingga penanganannya, (tenaga medis) menggunakan APD lengkap," ucap Iwa Kuswaeri.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved