Breaking News:

Terpilih Ikut Diklat Lemhanas, Ketua DPRD Tak Bisa Hadir di Paripurna Hari Jadi ke-522 Kuningan

nanti pas tanggal 1 September, bulan depan. Saya mulai pendidikan yang digelar oleh Lemhanas

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy 

Laporan Kontrubutor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Terpilih menjadi peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas-RI), Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy pamit tidak bisa mengikuti sidang paripurna Hari Jadi ke-522 Kuningan pada  1 September 2020 mendatang.

"Iya, nanti pas tanggal 1 September, bulan depan. Saya mulai pendidikan yang digelar oleh Lemhanas," kata politisi yang akrab disapa Zul saat ditemui di ruang kerjanya, DPRD Kuningan, Jalan RE Martadinata, Senin (24/8/2020). 

Zul mengatakan, keikutsertaan dalam pendidikan nanti, tentu memiliki latar belakang sekaligus sebagai tertib administrasi. 

"Kalau secara kepartaian, saya sudah minta restun dan izin dari partai, baik dari pengurus DPD PDIP Jabar maupun DPP langsung," katanya.

Menyinggung soal kekosongan sebagai pimpinan di lembaga legislatif, kata Zul, ini tidak mengurung niatnya dalam memperdalam ilmu tentang nasionalis dan ketahanan nasional sebagai anggota Lemhanas.

"Jadi kalau pemerintah regulasi dan roda kegiatan dalam pelaksanaan kerja sudah ada dalam peraturannya. Jadi, ketika saya kosong itu ada Pimpinan Dewan atau wakil Ketua DPRD lainnya," ujar Zul.

Mengenai Lemhanas, kata Zul, ini tentang keseriusan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indoensia (NKRI).

"Sebab, bicara NKRI itu bukan pada militer atau TNI-Polri. Namun semua masyarakat berikut sipil pun harus memiliki kecintaan dalam menjaga keutuhannya," katanya.

Langsung ke Rekening BLT Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Cair Besok Cek Namamu di BPJS Ketenagakerjaan

Tahu Giring Ganesha Mau Nyapres, Sejumlah Artis, dari Irfan Hakim hingga Gilang Dirga Berkomentar

Satu Keluarga Gosong Terbakar di Atas Ranjang Rumahnya, Diduga Terlalu Nyenyak Tidur

Struktur Lemhanas, kata dia, dari seluruh masyarakat Indonesia itu hanya sebanyak 39 orang sebagai pengurus atau staf.

"Kebetulan perwakilan dari Jawa Barat itu sebanyak 3 orang. Di antaranya saya dari Kuningan dan kedua lainnya, dari Bandung dan Ciamis," ungkapnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved