Breaking News:

Kasus Pencabulan di Indramayu

Setelah Cabuli Bocah 10 Tahun, S Masih Bisa Santai di Rumah, Tahu Sudah Dipolisikan Langsung Kabur

Sebelum dilaporkan ke polisi, pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Indramayu masih berada di rumah.

shutterstock
ILUSTRASI pelaku bekap korban yang hendak diperkosanya 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebelum dilaporkan ke polisi, pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Indramayu masih berada di rumah.

//

Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kabupaten Indramayu, Adi Wijaya mengatakan, pelaku baru kabur saat keluarga korban melaporkan dirinya ke polisi.

"Sebelum dilaporin sih masih ada di rumah. Cuma karena siangnya dilaporin, sorenya dia kabur," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (24/8/2020).

Orang tua pelaku pun tidak mengetahui waktu pasti kapan pelaku kabur, hingga kini keberadaan pelaku belum diketahui secara pasti.

Adi Wijaya menerangkan, pelaku ini berinisial S (35) warga Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Pelaku juga merupakan saudara sekaligus tetangga korban. Korban sendiri masih berusia 10 tahun dan duduk di bangku kelas 5 SD.

Adapun aksi bejat pelaku itu dilampiaskan di kamar mandi rumah korban pada Selasa 18 Agustus 2020 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Korban yang saat ini ingin buang air kecil secara tidak sengaja bertemu dengan pelaku di dapur rumahnya. Tanpa disadari, pelaku lalu menyekap dan mencabuli korban.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved