Breaking News:

Pelanggaran Pilkada

Bawaslu Jabar Temukan Puluhan Pelanggaran di Daerah yang Gelar Pilkada, 5 di Antaranya oleh ASN

Adapun temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN, ia mendapatkannya berdasarkan laporan masyarakat.

Editor: Machmud Mubarok
istimewa
Bawaslu 

TRIBUNCIREBON.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menemukan puluhan pelanggaran di wilayah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada).

Menurut Ketua Bawaslu Jabar Abdullah, beberapa pelanggaran turut melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Berdasarkan hasil tindak lanjut (hingga Agustus), dari 41 temuan itu lim di antaranya masuk kategori bukan pelanggaran. Sedangkan 36 lainnya yang termasuk pelanggaran. Dari 36 itu 18 di antaranya pelanggaran administratif, tiga pelanggaran kode etik dan 17 pelanggaran hukum lain yang kita lakukan kajian," kata Abdullah saat dihubungi via telepon seluler, Senin (24/8/2020).

Berdasarkan kategori dugaan pelanggaran administratif, ia menyebut ada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) tidak memenuhi syarat. Termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dibuat tidak sesuai prosedur yang berlaku. 

Untuk kode etik, ia menyebut bahwa panitia pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) menunjukan keberpihakan kepada salah satu calon.

Berkaitan hal ini, Abdullah menegaskan sudah memproses pemberhentian terhadap yang bersangkutan.

“Lalu juga ada PPK memberikan dukungan melalui media sosial. Kita beri ada sanksi teguran tertulis oleh KPU," lanjut Abdullah.

Adapun temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN, ia mendapatkannya berdasarkan laporan masyarakat.

Total ada lima kasus, di antaranya diduga berkomunikasi maupun menghadiri acara salah satu bakal pasangan calon. 

“Kasus yang melibatkan ASN terjadi di sejumlah tempat seperti di Kabupaten Bandung sebanyak enam pelanggaran, Tasikmalaya satu pelanggaran, Kabupaten Sukabumi satu pelanggaran, Kabupaten Pangandaran satu pelanggaran dan Cianjur dua pelanggaran,” terang dia.

Menyikapi temuan itu, Bawaslu sudah mengirim surat hasil pendalaman ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sehingga pemberian sanksi akan dilakukan oleh KASN.

"Ada peringatan teguran dan diumumkan ketika dapat sanksi tersebut. Poinnya Bawaslu sudah menindaklanjuti dan diteruskan KASN dari KASN sudah ada sanksi juga yang dikeluarkan," jelasnya.

Seperti diketahui delapan wilayah di Jawa Barat akan menggelar Pilkada serentak. Daerah tersebut yakni, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Depok.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilkada Serentak, Bawaslu Jabar Temukan Puluhan Pelanggaran", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2020/08/24/13553861/pilkada-serentak-bawaslu-jabar-temukan-puluhan-pelanggaran.
Penulis : Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Editor : Aprillia Ika

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved