Breaking News:

140 Guru Tingkat SMA/SMK di Kota Sukabumi Sudah Dites Swab, Jika Positif Langsung Diisolasi

Hari ini ada sebanyak 25 tenaga pengajar dari 17 sekolah yang datang ke Dinkes Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan sampel swab

TribunJabar.id/Fauzi Noviandi
Tenaga pengajar diambil sampel lendir saat menjalani tes swab PCR sebagai persiapan belajar tatap muka di Kota Sukabumi, Senin (24/8/2020). 

Laporan Kontributor, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi 

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi mencatat telah ada sebanyak 140 tenaga pengajar sekolah di tingkat SMA/SMK yang dilakukan pengambilan sampel swab PCR sebagai persiapan belajar tatap muka. 

Jubir Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengatakan menjelang persiapan belajar tatap muka sejumlah guru tingkat SMA/SMK yang telah dilakukan pengambilan sempel swab telah mencapai 140 orang. 

"Hari ini ada sebanyak 25 tenaga pengajar dari 17 sekolah yang datang ke Dinkes Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan sampel swab PCCR, sebagai persiapan menjelang belajar tatap muka," katanya saat dihampiri diruang kerjanya, Senin, (24/8/2020). 

Sedangkan sebelumnya lanjut dia, sebanyak 115 tenaga pengajar dari sekitar 13 sekolah di tingkat SMA/SMK telah dilakukan pengambilan sempel swab PCR satu pekan yang lalu. 

"Sejumlah guru yang telah dilakukan pengambilan sempel swab beberapa waktu lalu itu, masih dalam tahap pemeriksaan Labkesda Jabar, dan belum keluar, namun kemungkinan hasil akan keluar lusa," jelasanya. 

Menurutnya, apabila nantinya hasil smpel swab sejumlah tenaga pengajar tersebut menunjukkan terkonfrimasi maka akan langsung dilakukan penanganan dan penanggulangan. 

"Jika lusa nanti sampel swabnya terkonfirmasi atau positif maka guru tersebut akan dilakukan isolasi, dan akan dilakukan tracking, trashing serta screening, terhadap orang yang berada disekitar lingkungan guru tersebut," katanya. 

Pihaknya menambahkan, terkait waktu pelaksaan belajar tatap muka hingga saat ini masih belum dapat dilaksanakan, karena masih menunggu seluruh hasil sempel swab pcr sejumlah tenaga pengajar. 

"Meskipun nantinya ada guru dinyatakan terkonfrimasi Covid-19 belajar tatap muka tetap akan dilaksanakan, sedangkan gurunya harus menjalankan isolasi mandiri," katanya.

Sutardi Sedih Sapi Miliknya Tewas Terpanggang Api, Kandang Sapi Miliknya Ludes Rata dengan Tanah

Pekan Ini, Gubernur Jabar, Kapolda, & Pangdam III/Siliwangi Akan Uji Klinis Suntik Vaksin Covid-19

Langsung ke Rekening BLT Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Cair Besok Cek Namamu di BPJS Ketenagakerjaan

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved