Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Dangdutan di Acara Resepsi Pernikahan di Sumedang Dilarang Lagi, Kasus Covid-19 Makin Melonjak

Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali tidak mengizinkan adanya kegiatan hiburan seperti dangdutan

Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
ILUSTRASI: Kapolsek Ciawigebang Kompol Yayat Hidayat saat membubarkan persta pernikahan di Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali tidak mengizinkan adanya kegiatan hiburan seperti dangdutan dalam resepsi pernikahan dan khitanan setelah jumlah kasus positif Covid-19 kembali melonjak sejak pertengahan Agustus 2020.

Hingga saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 32 orang, 27 orang di antaranya diisolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan lima orang diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, setelah jumlah kasus positif Covid-19 melonjak, tidak boleh ada lagi hiburan yang bisa mengundang keramaian berjalan seperti biasanya.

"Ya, (tidak diizinkan) karena jumlah kasus positif Covid-19 meningkat, sehingga gugus tugas harus mengambil kebijakan," ujarnya saat ditemui di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jumat (21/8/2020).

 Kisah Seniman Reog yang Terbaring Tak Berdaya, Dibawa ke Puskesmas dan Dirawat Sampai Sembuh Total

Menurutnya, kebijakan tersebut harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan untuk menyelamatkan jiwa masyarakat Kabupaten Sumedang dari terpaparnya virus Corona.

"Makanya, hasil rapat dengan Gugus Tugas, kami putuskan untuk izin keramaian dan hiburan seperti hiburan mandiri, umum dan tempat hajat diperketat dan diberhentikan dulu," kata Dony.

Dony memastikan, izin hiburan tersebut akan diizinkan lagi setelah kasus positif Covid-19 bisa terkendali, sehingga pihaknya tak akan segan memberikan sanksi jika ada yang tetap mengadakan hiburan tersebut.

"Jelas, pasti ada sanksi karena di masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB) ini ada Perbup yang di dalamnya mengatur tentang sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan," ucapnya.

 Innalillahi, Pembimbing Roger Danuarta Ustadz Insan Mokoginta Wafat Ketika Sholat, Ini Sosoknya

Sementara untuk warga yang sudah mendapat izin untuk mengadakan hiburan, pihaknya sudah menginstruksikan para camat dan Satpol PP Sumedang untuk mencabut izin tersebut.

"Kami sudah tugaskan para camat dan Satpol PP yang sudah memberikan izin untuk dikomunikasikan lagi agar izin hiburan dihentikan," ujar Dony.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved