Breaking News:

Hari Jadi ke 651 Tahun Cirebon

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis Ingatkan Masyarakat Tak Kendor Patuhi Protokol Kesehatan

semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga mutlak dibutuhkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis saat memimpin upacara hari jadi ke-651 Cirebon, Kamis (20/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak kendor mematuhi protokol kesehatan.

Sebab, adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang saat ini diterapkan di Kota Udang bukan berarti pandemi Covid-19 telah berakhir.

Ia menegaskan, justru di masa AKB seperti sekarang masyarakat semakin patuh menerapkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Harus rajin cuci tangan dan selalu mengenakan masker saat keluar rumah," ujar Nasrudin Azis saat ditemui usai Peringatan Hari Jadi ke-651 Cirebon di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (20/8/2020).

Ia mewanti-wanti jangan sampai masyarakat mengendorkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pemkot Cirebon sendiri telah berupaya maksimal dalam menanggulangi penyebaran virus corona.

Namun, menurut dia, upaya tersebut tidak akan berarti apa-apa jika tidak didukung peran serta masyarakat.

"Kami memohon bantuan dan dukungan masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19," kata Nasrudin Azis.

Azis mengatakan, semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga mutlak dibutuhkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

12 Juta Rekening Calon Penerima BLT Rp 600 Ribu Sudah Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Cek Namamu

12 Juta Rekening Calon Penerima BLT Rp 600 Ribu Sudah Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Cek Namamu

Daftar Harga Oppo Terbaru Agustus 2020 dan Bocoran Spesifikasi Oppo A53 yang Bakal Segera Dirilis

Karenanya, peringatan Hari Jadi ke-651 Cirebon mengusung tema semangat membangun bersama.

Tema tersebut jelas menyampaikan tidak adanya tafsir ungkapan personal seperti apapun.

"Bukan lagi siapa memiliki tahta apa, dan siapa harus melakukan apa, tapi ini kerja gotong royong," ujar Nasrudin Azis

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved