Breaking News:

Penemuan Mayat Pria di Kuningan

BREAKING NEWS: Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cadas Ngampar Kuningan

Warga Desa Parakan,Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan di kejutkan dengan penemuan mayat.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Warga Desa Parakan,Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat pria. 
Laporan Kontriutor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Warga Desa Parakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat pria.
“Iya, tadi sebelum magrib ada warga desa kami temukan mayat,” ungkap Nanda salah seorang desa setempat, Kamis (20/8/2020).
Peristiwa yang menghebohkan warga setempat, itu persis sekira ukul 17 : 30 WIB. Terlebih dalam penemuan tadi, posisi mayat mengambang di Sungai Cadas Ngampar desa setempat.
“Kalau awal kejadiannya, enggak tahu kang.saya juga ikutan saja lihat,” ungkapnya.
Data yang terhimpun, mayat tanpa identitas itu berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan berusia sekitar 20 - 25 tahun. 
“Pada saat ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik namun sepertinya mayat sudah agak lama, dilihat dari lumpur yang nempel di bagian wajah dan di baju korban,” ungkap Jaja yang juga warga desa setempat. 
Identitas Diketahui

Sesosok mayat yang ditemukan di Sungai Cadas Ngampar, Desa Parakan, Kecamatan Maleber, diketahui identitasnya. Ternyata korban merupakan salah seorang warga Desa Langseb, Kecamatan Lebakwangi.

“Betul korban merupakan Warga Desa Langseb. Korban bernama Suhenda (23),warga RT02/03 Desa Langseb,” kata Wawan, petugas Pemulasara Kamar Jenazah RSUD 45 Kuningan, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (20/8/2020).

Wawan mengatakan, pada jasad korban tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan atau tindakan criminal.

“Kematian korban diduga bisa terjatuh atau bisa lagi mandi terhempas arus air sungai. Karena saat melakukan kifayah, kami tidak menemukan tanda kekerasan sedikit pun,” kata Wawan lagi.

Tidak hanya itu, kata Wawan, kondisi mayat diketahui mengeluar darah dari hidung dan telinga.

“Pengeluaran darah itu, kemungkinan besar adanya pengendapan saluran darah dan semasa tadi, kondisinya mulai membusuk. Kemungkinan korban meninggal sekitar pagi tadi,” katanya.

Setelah pihak pemulasara menyelesaikan fardu kifayah mengurus jenazah, pihak pemerintah desa 
menjemput menggunakan kendaraan ambulans desa.

"Tindakan itu dilakukan untuk dilakukan proses pemakaman lebih lanjut,” katanya.

 BLT Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Cair 25 Agustus 2020, Begini Cara Cek Namamu di BPJS Ketenagakerjaan

 12 Juta Rekening Calon Penerima BLT Rp 600 Ribu Sudah Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Cek Namamu

Tak Ada Tanda Kekerasan

Mayat yang ditemukan mengambang di Sungai Cadas Ngampar, Desa Parakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, dipastikan mengalami kecelakaan dan bukan korban tindak kekerasan.

Mayat yang belakangan diketahui identitasnya sebagai  Suhenda (23), warga RT02/03 Desa Langseb, sudah dipulasara di RSUD 45 Kuningan.

“Korban betul mengalami musibah murni dan kami saat evakuasi tadi, oleh petugas Inafis Polres Kuningan, bahwa dalam jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Kapolsek Lebakwangi, Iptu Ayi Sujana saat di konfirmasi melalui sambungan selulernya, kepada Tribuncirebon.com, Kamis (20/8/2020).

Ayi mengatakan, setelah menerima informasi penemuan mayat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Kuningan.

“Kami langsung berkordinasi dengan Unit Inafis dan melakukan evakuasi korban. Dari sana, korban dilakukan pemulasaraan di rumah sakit,” kata Ayi.

Korban, kata Ayi, kini sudah di tangani oleh Pemerintah Desa Langseb. “Sebab korban merupakan salah satu warga Desa Langseb,” ujarnya.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved