Breaking News:

BNN Jabar Sita 3 Kg Sabu-sabu dari Dua Pengedar di Bogor, Seorang di Antaranya Ditembak

Keduanya berperan sebagai kurir. Terhadap tersangka dan barang bukti, diperiksa di kantor BNN Jabar. Kedua tersangka sudah dites Covid 19

Istimewa
Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar meringkus dua orang terduga pengedar sabu di Terminal Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, Kamis (20/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

 TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar meringkus dua orang terduga pengedar sabu di Terminal Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, Kamis (20/8/2020).

"Dua orang kami amankan. Pertama yang diamankan berinisial Ek (38) di Terminal Baranang Siang. Dari Ek, kami mengamankan Ip (42)," ujar Kabid Pemberantasan BNN Jabar, Kombes Adri Irniadi saat dihubungi pada Kamis (20/8/2020).

Ia menerangkan, anggotanya sempat terkendala saat hendak menangkap Ek karena pria itu berusaha melarikan diri bahkan menghilangkan barang bukti.

"Pada saat pengembangan Ek sempat melakukan perlawanan. Tembakan peringatan tak digubris sehingga anggota terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kiri Ek," ucap dia.

Ia menerangkan, dari kedua orang itu, sejumlah barang bukti turut disita, seperti ponsel hingga barang bukti narkotika.

"‎Keduanya sudah ditetapkan tersangka. Dari tersangka kami menyita tiga bungkus plastik kemasan teh berisi kristal bening diduga narkotika golongan I seberat 3 kg. Lalu dua ponsel tersangka turut disita," ucap dia.

Ek alias Bg ini berdomisili di Kabupaten Sukabumi. Sedangkan Ip alias Fr tinggal di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.

"Keduanya berperan sebagai kurir. Terhadap tersangka dan barang bukti, diperiksa di kantor BNN Jabar. Kedua tersangka sudah dites Covid 19 dan hasilnya non reaktif," ucap dia.

Kepala BNN Jabar Brigjen Sufyan Syarif menyampaikan, pihaknya berkomitmen memberantas segala bentuk peredaran narkotika.

"Apresiasi untuk anggota yangsudah bekerja keras mengungkap peredaran narkotika. Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, setelah sebelumnya tanggal 15 Agustus 2020 dapat kembali mengungkap peredaran sabu di KM 57 Tol Jakarta Cikampek," ucap dia.

Pada Sabtu 15 Agustus petang, tim BNN Jabar menangkap empat orang dengan membawa dan menyimpan sabudi KM 57. Tiga orang warga Aceh berinisial Aa (50), My (50) dan Is (45). Satu lagi warga DKI Jakarta Rj (27).

Penangkapan itu bermula saat anggota BNNP Jabar mendapat informasi ada pengiriman narkotika jenis sabu menggunakan bus dari Aceh ke Jabar.

Informasi itu ditindak lanjuti dengan pengintaian oleh anggota Bidang Pemberantasan, dipimpin Kabid Pemberantasan, Kombes Adri Irniadi.

"Sekira pukul 09.30, tim sudah memantau di pelabuhan Merak dan menemukan target. Anggota kemudian mengintai target di dalam bus tersebut," ucap Sufyan Syarif..

Sekira kurang lebih lima jam, saat bus masuk ke rest area KM 57, anggota di lapangan yang sudah mengintai, langsung menyergap para pelaku.

Tim pemberantasan BNNP Jabar kemudian melakukan penggerebekan bus tersebut serta dilanjutkan dengan penggeledahan. Pada saat dilakukan penggeledahan,di dalam bus ditemukan tiga bungkus.

"Tiga bungkus itu disembunyikan ‎di langit-langit atap bus. Langsung disita anggota," ucapnya.

Tak lama, para tersangka kemudian dibawa ke markas BNNP Jabar di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung untuk diperiksa.

"Barang buktinya diduga sabu seberat 3 ribu gram. Empat ponsel dan bus turut disita," ucapnya.

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved