Breaking News:

HIMKI Catat Produksi Industri Mebel dan Kerajinan Turun 70 Persen Selama Pandemi Covid-19

Ketua Umum DPP HIMKI, Supriyadi, mengatakan, selama pandemi Covid-19 kapasitas produksi industri mebel dan kerajinan turun 70 persen.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com
Ketua Umum DPP HIMKI, Supriyadi (ketiga kiri), saat konferensi pers usai Munas ke-2 DPP HIMKI di di Hotel Santika Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Rabu (19/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pandemi Covid-19 tampaknya turut memberi dampak terhadap industri mebel dan kerajinan di Indonesia.

Bahkan, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mencatat adanya penurunan kapasitas produksi.

Ketua Umum DPP HIMKI, Supriyadi, mengatakan, selama Pandemi Covid-19 kapasitas produksi industri mebel dan kerajinan turun 70 persen.

HIMKI Cirebon Prihatin Ada Pihak yang Inginkan Dibukanya Keran Ekspor Log dan Bahan Baku Rotan

Alfamart Jatipamor Majalengka Dibobol Maling, Rokok dan Berangkas Digondol Tak Bersisa

Saat ini, produksi industri mebel dan kerajinan di Indonesia hanya mencapai 30 persen dari kapasitas maksimal.

"Kondisinya sekarang hanya 30 persen dari kapasitas terpasang yang beroperasi," ujar Supriyadi saat ditemui usai Munas ke-2 DPP HIMKI di di Hotel Santika Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Rabu (19/8/2020).

Ia mengatakan, omzet industri mebel dan kerajinan Indonesia mencapai 2,5 milar dolar AS pertahun.

Jumlah tersebut terdiri dari 1,3 miliar dolar AS berasal dari produk membel dan 800 juta dolar AS dari produk kerajinan.

Namun, kata Supriyadi, di masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang omzetnya mencapai 30 persennya saja.

"Untuk meraih 70 persen sisanya harus didorong dari sisi market, misalnya penjualan online," kata Supriyadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved