Breaking News:

Klinik Aborsi Ilegal Terbongkar, Satu Tahun Terakhir Ada 2.638 Pasien, Raup Rp 70 Juta Per Bulan

biaya aborsi ditetapkan sesuai tingkat usia kandungan pasien. Mekanisme penetapan harga setelah pasien menjalani pemeriksaan awal

Kolase Tribun Bali/Polsek Denpasar Barat
Ilustrasi aborsi - Bayi yang dibuang orang tuanya di pinggir jalan di Denpasar, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Polda Metro Jaya menangkap 17 tersangka yang terlibat kejahatan praktik aborsi di salah satu klinik kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2020).

Enam orang di antaranya merupakan tenaga medis.

Kinik aborsi ilegal itu sudah beroperasi sekitar lima tahun. Hasilnya, para pelaku dapat meraup untung Rp 70 juta per bulan.

"Setidaknya dalam satu bulan kurang lebih Rp 70 juta. Itu untuk pendapatan satu bulan bersih, artinya sudah pengeluaran lain," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat rilis di Mapolda Metro Jaya yang disiarkan secara daring , Selasa (18/8/2020).

Tubagus menjelaskan, biaya aborsi ditetapkan sesuai tingkat usia kandungan pasien. Mekanisme penetapan harga setelah pasien menjalani pemeriksaan awal hingga tahap ultrasonografi (USG).

"Empat kriteria 6-7 minggu, 8-10 minggu, 10-12 minggu, dan 15-20 minggu. Biayanya tergantung tingkat kesulitan setelah dilakukan pemeriksaan awal, baik pemeriksaan medis maupun pemeriksaan dalam bentuk USG," ucapnya.

BLT Rp 600 Ribu Bagi Karyawan Cair 25 Agustus 2020, Begini Cara Cek Namamu di BPJS Ketenagakerjaan

KCD Wilayah X Sebut Belum Ada SMA/Sederajat di Cirebon yang Usulkan KBM Tatap Muka

Adapun pembagian hasil aborsi, sebesar 40 persen untuk tenaga medis, 40 persen untuk calo, dan 20 persen untuk pengelola.

"Untuk pembagiannya sudah ditetapkan. Karena harganya melakukan eksekusi disesuaikan usia (kandungan). Ini masih kami lakukan lidik lanjut," ucapnya.

Mereka yang ditangkap berinisial dr.SS (57), dr.SWS (84), dr.TWP (59), EM (68), AK (27), SMK (32), W (44), J (52), M (42), S (57), WL (46), AR (44), MK (44), WS (49), CCS (22), HR (23), dan LH (46).

Pakai Larutan

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved