Breaking News:

Lima Warga Binaan Lapasustik Kelas IIA Cirebon Ikut Program Asimilasi, Salah Satunya Berulah Lagi

Lima warga binaan itu mengikuti program asimilasi sejak Maret 2020 sesuai Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Lapasustik Kelas IIA Cirebon, Jalu Yuswa Panjang 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas IIA Cirebon, Jalu Yuswa Panjang, menyebutkan ada lima warga binaan dari lapas yang dipimpinnya mengikuti program asimilasi.

Lima warga binaan itu mengikuti program asimilasi sejak Maret 2020 sesuai Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020.

Menurut Jalu, mereka merupakan warga binaan kasus narkotika dan divonis hukuman lima tahun penjara atau lebih.

Pemain Persib Bandung dan Persija Jakarta Ini Saling Lempar Pujian di Momen Kemerdekaan RI

"Lima orang itu dijebloskan ke sini karena terbukti memakai narkotika," ujar Jalu Yuswa Panjang saat ditemui usai acara pemberian remisi di Auditorium Lapasustik Kelas IIA Cirebon, Desa Gintung Tengah, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Senin (17/8/2020).

Namun, ia tak menyebutkan secara spesifik mengenai jenis narkotika yang digunakan kelimanya hingga harus mendekam di balik jeruji besi.

Ia hanya menyampaikan dari lima orang yang mengikuti program asimilasi tersebut salah satunya berulah lagi.

527 Warga Binaan Lapasustik Kelas IIA Cirebon Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

Seorang Napi Teroris JAD Cirebon Bebas Bertepatan dengan HUT RI, Berikrar Setia Kepada NKRI

Pihaknya memastikan ulah yang dilakukan warga binaan tersebut bukan terkait penyalahgunaan narkotika.

"Saat ini, yang bersangkutan terjerat kasus penganiayaan," kata Jalu Yuswa Panjang.

Jalu menyampaikan, kini warga binaan asal Kota Cirebon itupun telah ditahan di Rutan Kelas I Cirebon.

Ia mengaku tak mengetahui secara detail mengenai kasus penganiayaan yang dilakukannya.

Pihaknya hanya memastikan bahwa warga binaan itu sebelumnya mengikuti program asimilasi dan kini berulah lagi.

"Empat warga binaan lainnya masih mengikuti progam asimilasi, mudah-mudahan tidak berulah lagi," ujar Jalu Yuswa Panjang.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved