Mantan Bupati Indramayu Yance Meninggal

Sebelum Meninggal, Mantan Bupati Indramayu Yance dalam Keadaan Sehat, Tak Punya Penyakit Kronis

Mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syafiuddin atau yang akrab disapa Yance meninggal dunia.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Proses pemakaman Mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin di halaman belakang rumahnya di Jalan Letnan Sutejo, Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (16/8/2020). 

Ia masuk RSUD Indramayu sekitar pukul 9 tadi pagi namun saat diperiksa sudah meninggal dunia.

Dugaan kuat, Mantan Bupati Indramayu tersebut meninggal dunia secara mendadak disebabkan oleh serangan jantung.

"Kemungkinan besarnya karena serangan jantung," ujar dia.

 Manfaat Dahsyat Daun Binahong, Bisa Atasi Gagal Ginjal, Asam Urat, Serta Obati Penyakit Diabetes

Ia juga menyampaikan, untuk mendiagnosa secara pasti penyebab kematian harus dilakukan otopsi terlebih dahulu.

Hanya saja, pihak keluarga memilih untuk membumikan jenazah tanpa dilakukannya otopsi.

"Sebelumnya selama ini gak ada sakit yang kronis kecuali keluhan biasa saja," ujar dia.

Diduga Alami serangan jantung

Meninggalnya mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin atau yang akrab disapa Yance diduga disebabkan oleh serangan jantung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com, Minggu (16/8/2020).

Deden Bonni Koswara menyampaikan, Yance meninggal secara mendadak dan tidak ditemukan riwayat penyakit yang kronis.

 Manfaat Dahsyat Daun Binahong, Bisa Atasi Gagal Ginjal, Asam Urat, Serta Obati Penyakit Diabetes

"Kemungkinan besarnya karena serangan jantung," ujar dia.

Deden Bonni Koswara menjelaskan, ada dua penyebab yang biasa menyebabkan seseorang meninggal dunia, yakni serangan jantung dan stroke.

Namun, jika melihat kondisi terakhir istri dari Anna Sophanah yang juga merupakan mantan Bupati Indramayu setelah kepeminpinan Yance, kemungkinan besar karena serangan jantung.

 Pemkot Bandung Siap Izinkan Konser Musik Digelar Kembali

Ia juga menyampaikan, untuk mendiagnosa secara pasti penyebab kematian harus dilakukan otopsi terlebih dahulu.

Hanya saja, pihak keluarga memilih untuk membumikan jenazah tanpa dilakukannya otopsi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved