Breaking News:

Sterilkan dari Virus Corona, Penutupan Gedung Sate Diperpanjang Hingga Akhir Agustus 2020

kini siapapun yang masuk ke Gedung Sate harus menunjukkan hasil tes swabnya yang menyatakan negatif Covid-19.

Dok.Tribun Jabar
Gedung Sate, Kantor Gubernur Jabar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Penutupan Gedung Sate diperpanjang hingga akhir Agustus 2020. Sebelumnya, Gedung Sate ditutup untuk umum hingga 14 Agustus 2020 karena ditemukan 40 pegawainya yang positif Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, mengatakan perpanjangan penutupan Gedung Sate untuk umum ini telah dituangkan dalam surat yang dibuat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.

"Jadi intinya bahwa Gedung Sate menerapkan work from home, itu hanya maksimal 50 persen karyawan yang bekerja di Gedung Sate. Fasilitas-fasilitas umum seperti masjid, kemudian kantin, dan museum juga, itu masih ditutup ya," kata Daud di GOR Saparua, Jumat (14/8).

Daud mengatakan kini siapapun yang masuk ke Gedung Sate harus menunjukkan hasil tes swabnya yang menyatakan negatif Covid-19.

"Ini semata-mata untuk mensterilkan area Gedung Sate dari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya terkait dengan Covid-19.

Yati Takut Anaknya yang sedang Kuliah Kedokteran di Unpad Gak Bisa Lanjut: Saya Takut Gak Bisa Bayar

Update Daftar Harga Hp Oppo Agustus 2020: Mulai dari A1K, A5, A9, F11, F15, Reno3 hingga Reno4

INILAH Bacaan Niat dan Doa Setelah Shalat Tahajud, Lengkap dengan Bacaan Dzikir Serta Keutamaannya

Karena aturan ini, pelaksanaan upacara peringatan 17 Agustus akan dilaksanakan dengan sangat terbatas di halaman Gedung Sate.

Sebelumnya, sebanyak 40 pegawai Gedung Sate yang sempat dinyatakan positif Covid-19 dipastikan sudah sembuh. Hasil swab yang dilakukan kepada 40 pegawai yang dinyatakan positif pada akhir Juli lalu itu telah menunjukkan hasil negatif.

"Alhamdulillah, kalau dari 40 itu sudah sembuh. Hasil swab sudah negatif," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani, melalui pesan singkat, Jumat (14/8).

Berli menambahkan, daya tahan tubuh yang baik menjadi penyebab para pegawai segera dinyatakan sembuh. Akan tetapi, kata dia, masih ada pegawai yang melakukan tes swab ulang meski hasil sebelumnya dinyatakan telah negatif.

Berli mengatakan para pegawai yang sudah sembuh belum kembali bertugas sebab Pemprov Jabar masih memberlakukan sistem work from home (WFH). Diketahui, sejak dinyatakan ada yang terinfeksi, Gedung Sate ditutup untuk sementara waktu.

"Sampai hari ini kan masih WFH dan Gedung Sate masih tutup," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, 40 pegawai pegawai yang terinfeksi Covid-19 ini terdiri dari kalangan ASN dan non ASN. Mereka yang terinfeksi dipastikan masih berada di usia muda. Informasi terakhir, proses pelacakan atau tracing yang dilakukan Pemprov Jabar terhadap orang yang kontak erat dengan pegawai itu sudah 80 persen. (Sam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved