Breaking News:

Silaturahmi Akbar Santana Kasultanan Cirebon di Keraton Kasepuhan Diwarnai Kericuhan

Santana Kasultanan Cirebon merupakan orang- orang yang mengklaim sebagai keturunan maupun kerabat Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Massa Santana Kasultanan Cirebon saat membacakan deklarasi di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Silaturahmi Akbar yang digelar Santana Kasultanan Cirebon di depan Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, diwarnai kericuhan, Jumat (14/8/2020).

Pantauan Tribuncirebon.com, kericuhan terjadi saat Ketua Umum Santana Kasultanan Cirebon, Pangeran Kuda Putih alias Raden Heru Rusyamsyu Arja Nataredja, membacakan deklarasi penolakan penobatan Sultan Keraton Kasepuhan.

Sejumlah massa terlihat berusaha membubarkan orang-orang yang menghadiri silaturahmi akbar tersebut.

Ketegangan pun terjadi karena kedua kubu terlibat aksi dorong-dorongan persis di depan gerbang masuk Keraton Kasepuhan.

Petugas dari Polres Cirebon Kota pun tampak melerai kedua kubu hingga akhirnya deklarasi itu tidak dibacakan hingga selesai.

Bacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Lengkap Beserta Kisah Pembuatan Naskah Proklamasi

Update Daftar Harga Hp Oppo Agustus 2020: Mulai dari A1K, A5, A9, F11, F15, Reno3 hingga Reno4

INILAH Bacaan Niat dan Doa Setelah Shalat Tahajud, Lengkap dengan Bacaan Dzikir Serta Keutamaannya

Kumandang azan Asar di Masjid Agung Sang Cipta Rasa seolah menjadi isyarat bagi kedua pihak untuk meredam emosi.

Massa Santana Kasultanan Cirebon tampak lebih dulu bergerak menuju masjid untuk menunaikan salat Ashar.

Diketahui, Santana Kasultanan Cirebon merupakan orang- orang yang mengklaim sebagai keturunan maupun kerabat Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana.

Bahkan, mereka datang dari sejumlah daerah. Di antaranya, Bandung, Cianjur, Palembang, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved