Breaking News:

Raharjo Djali Dikukuhkan Jadi Polmah Keraton Kasepuhan Cirebon, Begini Tanggapan Pangeran Kuda Putih

Ia menilai pengukuhan Raharjo sebagai polmah menjadi bukti adanya pihak-pihak yang merasakan hal yang salah di keraton.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Massa Santana Kasultanan Cirebon saat membacakan deklarasi di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Raharjo Djali dikukuhkan sebagai Polmah atau pejabat sementara Sultan Keraton Kasepuhan beberapa waktu lalu.

Raharjo sendiri mengaku sebagai cucu Sultan Sepuh XI, Tadjoel Arifin Djamaluddin Aluda Mohammad Samsudin Radjaningrat.

Ibunya, Ratu Mas Doly Manawijah, merupakan putri ketiga Sultan Sepuh XI, dari istri keduanya, Nyi Mas Rukiah.

Hal itu pun mendapat tanggapan dari Ketua Umum Santana Kasultanan Cirebon, Pangeran Kuda Putih alias Raden Heru Rusyamsyi Arianatareja.

Heru mengaku tidak mempermasalahkan pengukuhan Raharjo sebagai polmah.

Pasalnya, polmah sendiri hanyalah pejabat sementara, bukan sultan definitif.

"Kami melihat pengukuhan ini tujuannya bukan ingin menjadi sultan," kata Heru Rusyamsyi Arianatareja saat ditemui di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (14/8/2020).

Yati Takut Anaknya yang sedang Kuliah Kedokteran di Unpad Gak Bisa Lanjut: Saya Takut Gak Bisa Bayar

Update Daftar Harga Hp Oppo Agustus 2020: Mulai dari A1K, A5, A9, F11, F15, Reno3 hingga Reno4

Bacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Lengkap Beserta Kisah Pembuatan Naskah Proklamasi

Ia menilai pengukuhan Raharjo sebagai polmah menjadi bukti adanya pihak-pihak yang merasakan hal yang salah di keraton.

Menurut dia, upaya Raharjo sama seperti apa yang dilakukannya, yakni meluruskan hal yang salah tersebut.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved