Breaking News:

Human Interest Story

Anak Pedagang Siomay Mampu Kuliah di Kedokteran Unpad, Menangis Terima Laptop dari Kajari Majalengka

Berkat prestasinya itu, Nindya kini kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) melalui jalur beasiswa.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Nindya Khairunisa saat mendapatkan hadiah berupa laptop dan peralatan kuliah oleh Kejaksaan Negeri Majalengka, Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Keterbatasan ekonomi bukanlah sebuah penghalang dalam mengejar pendidikan. 

Itu dibuktikan oleh Nindya Khaerunisa (19) seorang gadis yang tinggal di di Blok Mananti, Desa Margajaya, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka.

Keluarganya kurang mampu secara ekonomi. Bapaknya yang bernama Suhenda (47) berprofesi sebagai pedagang siomay di Jakarta.  Sedangkan, ibunya Yati Sumiati (40) dalam kesehariannya hanya sebagai ibu rumah tangga.

Tapi keterbatasan itu dilawan Nindya dengan kesungguhan belajar. 

Nindya merupakan anak berprestasi sejak masa sekolah. Ia tercatat sebagai lulusan terbaik dari sekolah favorit SMAN 1 Majalengka pada tahun 2018 lalu.

Daftar Harga Mobil Bekas Murah di Bawah Rp 30 Juta, Tahun Lama tapi Mesin Masih Oke, Tinggal Gas

Update Daftar Harga Hp Oppo Agustus 2020: Mulai dari A1K, A5, A9, F11, F15, Reno3 hingga Reno4

Bacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Lengkap Beserta Kisah Pembuatan Naskah Proklamasi

Berkat prestasinya itu, Nindya kini kuliah  di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) melalui jalur beasiswa.

Saat ini, gadis lugu itu sudah menginjak semester tiga.

Jumat (14/8/2020), Nindya dan keluarga dikejutkan dengan kedatangan bapak-bapak berseragam kejaksaaan. Rupanya rombongan Kejaksaan Negeri Majalengka datang ke rumahnya.  

Kejari Majalengka memberikan bantuan bantuan laptop dan peralatan kuliah untuk Nindya. 

Pemberian itu langsung diberikan oleh Kajari Majalengka, Dede Sutisna yang langsung datang ke rumahnya.

Pemberian tersebut sebagai bentuk perhatian keprihatinan mereka terhadap Nindya yang memiliki latar belakang keluarga yang kurang mampu.

Selain disambut oleh keluarga Nindya minus bapaknya, kedatangan Kajari dan jajarannya telah ditunggu oleh Camat Lemahsugih dan Kepala Desa Margajaya.

Gadis belia anak dari penjual siomay langsung menangis haru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved