Breaking News:

Perubahan Teks Proklamasi Tulisan Tangan Soekarno dengan Naskah Ketikan Sayuti Melik

Dilansir dari laman Kemenidikbud, paragraf pertama diusulkan oleh Ahmad Soebardjo dan paragraf kedua merupakan usulan Mohammad Hatta.

Editor: Mumu Mujahidin
Kemendikbud
Naskah asli Proklamasi tulisan tangan Soekarno sempat dibuat ke tempat sampah sebelum diselamatkan BM Diah. 

TRIBUNCIREBON.COM - Ternyata ada perubahan teks proklamasi tulisan tangan dan naskah ketikan.

Naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia ditulis oleh Soekarno pada dini hari tanggal 17 Agustus 1945.

Perumusan teks proklamasi ini dilakukan di rumah Laksamana Tafashi Maeda.

Soekarno menulis teks proklamasi tersebut pada kertas berwarna putih dari blocknote dengan ukuran panjang 25,8 cm, lebar 21,3 cm, dan tebal 0,5 cm.

Naskah tulisan tangan tersebut ternyata sempat dibuang lantaran dianggap tidak diperlukan lagi.

Tetapi kemudian diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah sebagai dokumen pribadi setelah berakhirnya rapat perumusan teks proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Diketahui bahwa naskah proklamasi ini dirumuskan oleh Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo.

Dilansir dari laman Kemenidikbud, paragraf pertama diusulkan oleh Ahmad Soebardjo dan paragraf kedua merupakan usulan Mohammad Hatta.

Naskah proklamasi tersebut dalam keadaan baik dan terawat meski ada kerusakan di beberapa bagian.

Di antaranya terdapat lebih kurang 15 lubang pada bagian tengah kertas bekas dimakan serangga.

Selain itu warna kertas berubah menjadi kuning kecokelatan, serta pada bagian tengah dan bawah terdapat bercak kecoklatan yang disebabkan oleh reaksi kimia bahan perekat pada cellotape yang mengering.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved